Pamekasan (beritajatim.com) – Posisi Madura United FC kembali melorot ke posisi 14 klasemen sementara, khususnya memasuki pekan ke-32 Liga 1 akibat kegagalan mengamankan poin saat menjamu Borneo FC, di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (10/5/2025) lalu.
Pada laga tersebut, Laskar Sape Kerrab harus mengakui kekalahan dari Pesut Etam dengan skor tipis 2-1. Dua gol Madura United masing-masing dicetak Youssef Ezzejjari (51′) dan Taufik Hidayat (56′). Sementara 3 gol Borneo dicetak Mariano Bouer (45′), Ronaldo de Souza (67′), serta Stefano Lilipaly (80′).
Kondisi tersebut membuat mereka bertahan dengan torehan 33 poin berkat hasil 9 kali menang, 6 kali imbang, serta 17 kali kalah dari 32 laga yang dijalani. Bahkan posisi mereka disalip Persis Solo yang berhasil menambah poin menjadi 35 poin.
Bahkan dari total poin yang dikumpulkan tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, mereka hanya unggul 2 poin dari tim teratas zona merah, Barito Putera yang sudah mengoleksi sebanyak 31 poin.
Selain itu, jarak poin dengan Semen Padang yang menempati posisi 15 klasemen, Madura United hanya unggul 1 poin. Sehingga mereka harus memaksimalkan poin pada dua laga sisa di kompetisi domistik Liga 1.
Laga berikutnya, tim binaan Angel Alfredo Vera harus kembali menjalani laga berat, yakni bertandang ke markas Bali United pada pekan ke-33 Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Sabtu (17/5/2025) mendatang.
Pada laga tersebut, mereka wajib tampil maksimal untuk mendulang poin. Sebab kegagalan meraih poin justru berpotensi untuk mengembalikan mereka menuju posisi zona merah degradasi kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air. [pin/but]






