Milan (beritajatim.com) – Kemenangan 3-1 AC Milan atas Bologna FC dalam laga Giornata ke-36 Serie A 2024/2025 bukan hanya jadi kabar gembira bagi pendukung Rossoneri, tapi juga menyimpan kebanggaan tersendiri bagi publik Indonesia. Pasalnya, ada sentuhan darah Nusantara yang turut hadir dalam momen spesial perayaan Hari Ibu di Italia.
Dalam laga yang digelar di Stadio San Siro itu, AC Milan merayakan Hari Ibu — yang diperingati setiap pekan kedua Mei di Italia — dengan mengenakan jersey bertuliskan nama ibu masing-masing pemain. Salah satu yang mencuri perhatian adalah gelandang Tijjani Reijnders yang mengenakan nama “Lekatompessy” di bagian punggung.
Lekatompessy adalah nama ibu Tijjani, Angelina Lekatompessy, yang berasal dari Maluku, Indonesia. Reijnders memang berdarah Indonesia dan merupakan kakak kandung dari Eliano Reijnders, pemain keturunan yang saat ini memperkuat Timnas Indonesia. Ini menjadi momen emosional sekaligus kebanggaan tersendiri bagi pencinta sepak bola tanah air.
Secara permainan, AC Milan tampil dominan. Striker Santiago Gimenez mencetak dua gol pada menit ke-73 dan 90+2, sedangkan Christian Pulisic menyumbangkan satu gol di menit ke-79. Bologna hanya mampu membalas satu gol melalui Riccardo Orsolini di menit ke-49.
Tradisi mengenakan nama ibu di jersey ini bukan kali pertama dilakukan Milan. Pada 12 Mei 2024, Rossoneri juga melakukan hal serupa saat mengalahkan Cagliari Calcio dengan skor 5-1. Tradisi ini menjadi bentuk penghormatan terhadap peran ibu dalam kehidupan para pemain.
Kemenangan atas Bologna juga menjadi modal penting AC Milan jelang final Coppa Italia yang akan berlangsung Kamis (15/5) dini hari WIB melawan lawan yang sama. Bedanya, laga final akan digelar di Stadio Olimpico, Roma.
“Laga nanti akan sangat berbeda meski kami melawan tim yang sama. Final harus kami menangkan. Tim seperti AC Milan harus memenangi trofi. Coppa Italia bisa melengkapi Supercoppa Italiana yang kami menangi Januari lalu,” ujar pelatih Sergio Conceicao kepada DAZN. [dio/beq]






