Paris (beritajatim.com) – Kekalahan dari Paris Saint-Germain di semifinal Liga Champions memastikan Arsenal kembali menutup musim tanpa gelar. Hasil ini melengkapi kegagalan The Gunners di semua kompetisi musim 2024–2025, termasuk Piala FA, Piala Liga, dan Premier League.
Ironisnya, ini menjadi musim kelima berturut-turut Arsenal gagal meraih trofi sejak dilatih Mikel Arteta. Satu-satunya gelar utama yang pernah diraih Arteta bersama Arsenal adalah Piala FA 2019–2020, musim debutnya sebagai pelatih. Meski sempat memenangkan Community Shield pada 2020 dan 2023, gelar tersebut lebih dianggap sebagai ajang pramusim.
Selama dilatih Arteta, Arsenal justru lekat dengan predikat “spesialis semifinalis”. Tim asal London Utara itu tercatat empat kali tersingkir di babak semifinal. Selain Liga Champions musim ini, mereka juga gagal melaju di semifinal Piala Liga musim ini dan musim 2021–2022, serta semifinal Liga Europa 2020–2021.
Tambahan catatan buruk lainnya adalah Arsenal mencatat tiga musim beruntun hanya finis sebagai runner-up Premier League. Bahkan, musim ini posisi mereka di peringkat kedua masih terancam oleh Manchester City yang hanya tertinggal tiga poin dengan tiga pertandingan tersisa.
“Tim terbaik gugur. Aku yakin itu. Aku juga mendengarnya (klaim Arsenal tim terbaik, Red) dari bangku cadangan PSG,” ujar Arteta dikutip Sky Sports.
Pernyataan itu langsung ditanggapi pelatih PSG Luis Enrique. “Aku tidak setuju (klaim Arsenal tim terbaik, Red). Faktanya, kami mencetak gol lebih banyak dari mereka (di dua leg semifinal, Red),” kata Enrique. [dio/beq]






