Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC hanya unggul 3 poin dari tim peringkat teratas zona merah degradasi, PS Barito Putera akibat kegagalan mendulang poin dari markas Semen Padang, di Stadion H Agus Salim, Padang, Minggu (4/5/2025) kemarin.
Kegagalan tersebut didapat Laskar Sape Kerrab, usai menyerah 2-1 dari tuan rumah Kabau Sirah, pada pekan ke-31 Liga 1. Kedua gol tuan rumah masing-masing dicetak Bruno Gomes (52′) dan Mohammad Ridwan (90’+1′).
Sementara sebiji gol Madura United, dicetak Jordy Wehrmann pada menit 60′. Kondisi tersebut membuat tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, harus ekstra waspada guna terhindar dari zona merah degradasi.
Dengan hasil tersebut, tim binaan Angel Alfredo Vera menempati posisi 13 klasemen sementara dengan torehan sebanyak 33 poin berkat hasil 9 kali menang, 6 kali imbang dan 16 kalah dari 31 laga yang dijalani.
Torehan poin tersebut tidak menutup kemungkinan terkejar oleh Persis Solo, yang saat ini mengemas 32 poin dan bertengger di posisi 14 klasemen sementara. Terlebih tim asal Jawa Tengah, baru akan menjalani laga pekan ke-31 melawan Arema FC, Senin (5/5/2025) sore nanti.
Bahkan untuk menjaga asa tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi sepakbola tanah air, tim yang bermarkas di Pulau Garam, Madura, wajib menambah poin pada tiga laga sisa terkahir, termasuk dua di antaranya laga kandang.
Laga selanjutnya, Madura United akan menjamu tim kuat asal Kalimantan, Borneo FC di Stadion Gelora Bangkalan (SGB) Madura, Sabtu (10/5/2025). Selanjutnya bertandang ke markas Bali United di Stadion Kepaten I Wayan Dipta Gianyar Bali, Sabtu (17/5/2025). Serta menjamu PSS Sleman di SGB Madura, Minggu (25/5/2025) mendatang. [pin/aje]






