Surabaya (beritajatim.com) – Sebuah kecelakaan lalu lintas melibatkan mobil super mewah Lamborghini Revuelto menghebohkan warganet setelah insiden itu terekam dan tersebar luas di media sosial.
Kecelakaan terjadi di ruas Tol Jombang–Mojokerto (Jomo) KM 697B pada Sabtu (3/5), sekitar pukul 10.10 WIB. Yang mengejutkan, mobil sport bernomor polisi D 1675 QGK tersebut diketahui milik salah satu crazy rich asal Surabaya, Gabriel Rey.
Gabriel Rey, yang juga dikenal sebagai CEO dan pendiri PT TRIV—perusahaan yang bergerak di bidang jual beli aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum—mengemudikan langsung Lamborghini berwarna kuning-hijau mencolok dengan grafis “Bitcoin 100K” di bagian bodi.
Mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sekitar 120 km/jam dari arah Surabaya menuju Yogyakarta.
Saat itu, Gabriel kehilangan kendali sesaat sebelum menabrak kendaraan di depannya, yakni sebuah Suzuki Ignis bernomor polisi W 1258 SS yang dikemudikan oleh Dimas Satrio (24), warga Menganti, Gresik. Setelah menabrak bagian belakang Suzuki Ignis, Lamborghini tersebut oleng ke kiri dan menghantam pembatas jalan atau guard rail di sisi kiri jalan tol.
Dalam unggahan Instagram Story, Gabriel, mengaku bahwa dirinya baik-baik saja dan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
“Yo guyss. thanks for the attention and prayer.I can’t answer all 1 by 1. All good, tidak ada korban siapapun. Saya juga baik2 saja tidak ada luka apapun,” tulisnya.
Menariknya, perhatian publik di media sosial justru tertuju pada kondisi pasca tabrakan. Dalam video yang beredar luas, Lamborghini tampak ringsek parah di bagian depan, sedangkan Suzuki Ignis justru terlihat nyaris tanpa kerusakan berarti. Beberapa warganet bahkan menyindir betapa “tangguhnya” kendaraan tersebut.
“Jirr itu Suzuki Espreso kah… kuat bener bokongnya. Terbuat dari besi baja,” tulis akun @erick*** dalam kolom komentar yang ramai diunggah ulang akun gosip.
“Penjualan Suzuki akan meningkat,” pungkas (et) dzik***. (fyi)






