Surabaya (beritajatim.com) – Memasuki awal Mei 2025, cuaca di wilayah Jawa Timur bagian barat seperti Ngawi, Magetan, dan Ponorogo menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Berdasarkan keterangan dari prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., kondisi cuaca pada Jumat (2/4/2025) ini diprediksi akan berubah-ubah di masing-masing daerah.
Masyarakat pun diimbau agar lebih waspada terhadap potensi hujan ringan di waktu-waktu tertentu, terutama pada pagi hari di Magetan dan Ponorogo.
Di Kabupaten Ngawi, cuaca cenderung stabil dan cukup bersahabat sepanjang hari.
“Ngawi akan memulai pagi dengan kondisi cerah berawan. Kemudian berlanjut menjadi berawan pada pukul 09.00 WIB. Siangnya malah bisa cerah terik,” jelas Oky Sukma Hakim.
Meski begitu, langit akan berubah menjadi berawan pada pukul 18.00 WIB dan udara diprediksi berkabut saat malam, tepatnya pukul 21.00 WIB. Suhu di wilayah ini berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celcius, dengan kelembaban udara cukup tinggi, yaitu antara 68 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah Timur dengan kecepatan sekitar 8,5 km/jam.
Sementara itu, kondisi berbeda terlihat di Kabupaten Magetan. Wilayah yang berada di kaki Gunung Lawu ini diperkirakan akan diguyur hujan ringan sejak pagi hari.
“Magetan pada pukul 06.00 WIB diprediksi akan mengalami hujan ringan, kemudian udara akan tampak kabur di pukul 09.00 WIB,” tambah Oky.
Siang harinya, langit akan berawan, namun menjelang sore sekitar pukul 15.00 WIB, cuaca akan membaik dengan kondisi cerah terik. Menjelang malam, langit kembali diperkirakan berawan. Suhu udara di Magetan lebih sejuk, yakni antara 22 hingga 27 derajat Celcius, dengan kelembaban udara mencapai 98 persen dan angin berhembus dari arah Selatan dengan kecepatan 10,6 km/jam.
Di Ponorogo, situasi cuaca tampak serupa dengan Magetan. Pagi hari akan diawali dengan langit berawan, lalu turun hujan ringan sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, kondisi ini tidak berlangsung lama. Setelah hujan ringan, cuaca akan membaik menjadi cerah berawan pada siang hari dan cerah pada pukul 15.00 WIB.
Meski begitu, langit diprediksi kembali berawan pada malam hari. Suhu udara di Ponorogo berada antara 23 hingga 30 derajat Celcius, kelembaban 66 hingga 96 persen, dan angin bertiup dari arah Selatan dengan kecepatan 8,5 km/jam.
Secara umum, BMKG Juanda mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan perkembangan cuaca harian agar aktivitas bisa berjalan lancar.
“Kami sarankan untuk mengecek prakiraan cuaca secara berkala, terutama bagi yang berencana melakukan perjalanan pagi hari di wilayah Magetan dan Ponorogo,” tutup Oky.
Dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah seperti ini, membawa payung atau jas hujan di pagi hari dan menggunakan pelindung panas di siang hari bisa menjadi langkah antisipatif yang bijak.(mnd).






