Batu (beritajatim.com) – Jawa Timur Park Group kembali menghadirkan inovasi wisata dengan meresmikan tiga wahana terbaru di Jatim Park 3, Rabu (30/4/2025). Ketiga wahana tersebut adalah Aqua Symphony, Carnival Area, dan Wisata Party Hall yang diluncurkan bertepatan dengan program tahunan Kejutan Liburan Seru (KELIRU) 2025.
Marketing & PR Manager JTP Group, Titik S. Ariyanto, menyebut pembukaan wahana baru ini sebagai penyegaran tahunan yang ditujukan untuk memanjakan pengunjung dari seluruh Indonesia. “Dan inovasi baru, warna baru, semata-mata untuk memanjakan para wisatawan dari seluruh wilayah dan usia supaya mereka bisa berbondong-bondong datang ke Kota Batu,” ujarnya.
Aqua Symphony menjadi daya tarik utama dengan pertunjukan air mancur musikal yang memadukan air, musik, laser, dan api dalam panggung bundar megah. “Aqua Symphony ini seperti show air mancur yang ada di Singapura. Tapi kami yakin yang ini paling baru dan layak jadi ikon Jatim Park 3,” jelasnya.
Antusiasme pengunjung tampak dari Karisma Rani, mahasiswa asal Jakarta yang sedang kuliah di Malang. “Aku tadi nonton Symphony dan lihat semua wahana. Yang paling menarik itu Aqua Symphony karena terbaru dan keren banget. Performanya juga lengkap, ada dance dan air mancurnya. Rasanya kayak ada di luar negeri,” katanya.
Ia menambahkan bahwa harga tiket sangat terjangkau. “Tiketnya murah banget kok, jadi semua orang bisa menikmati tanpa harus keluar biaya besar,” kata Rani.

Carnival Area hadir sebagai zona terbuka yang dapat dinikmati tanpa tiket masuk. Di dalamnya terdapat berbagai wahana anak-anak hingga dewasa, atraksi menarik, dan gerai UMKM. Tiket wahana dijual terpisah dengan harga mulai dari Rp5.000 hingga Rp25.000.
Sementara itu, Wisata Party Hall merupakan hall multifungsi berkapasitas sekitar 500 orang yang bisa digunakan untuk reuni, gathering, hingga acara komunitas lainnya.
Wali Kota Batu, Nurochman, SH., MH., mengapresiasi langkah inovatif yang diambil JTP Group.
“Ini adalah inovasi yang luar biasa yang ditunjukkan oleh JTP Group. Di tengah tantangan perekonomian, mereka tetap eksis dan berkontribusi, menjadikan Kota Batu sebagai alternatif wisata unggulan. Pemerintah dan dunia usaha memang harus bergandengan tangan,” ungkapnya. [dan/beq]






