Gresik (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan lima kendaraan menyebabkan satu korban jiwa nyawanya melayang dan lainnya mengalami luka-luka. Kejadian ini terjadi pukul 16.10 wib di Jalan Raya Driyorejo Gresik.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan itu bermula saat truk tronton L 9364 UO yang dikemudikan oleh Leonarus Nainoe (24) asal Nusa Tenggara Timur, melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan tinggi, dan diduga dalam kondisi mabuk.
Saat melihtas di Jalan Raya Driyorejo tepatnya di Masjid Al-Mutaqqin, truk menabrak sepeda motor Honda L 5059 GH yang dikendarai Suhardi (49) warga Gresik. Tabrakan berlanjut ke pengendara motor Honda Beat S 4025 OAM milik Eti Dwi Ningtyas (28) Sidoarjo.
“Truk tidak berhenti dan terus melaju hingga menabrak sepeda motor Honda GL Pro 150 AG 3887 GU yang dikendarai Adin Tri Kuncoro (31) warga Kediri, serta truk Fuso DK 8488 VF yang dikemudikan M. Munawar, warga Probolinggo,” kata Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram, Rabu (30/4/2025).
Ditambahkan Kompol Musirham, akibat kejadian tersebut, Suhardi meninggal dunia di tempat, sementara Eti mengalami patah pada lima jari kaki kirinya dan Adin mengalami luka lecet di bagian kaki.
“Seluruh korban telah dilarikan ke RS Anwar Medika Sidoarjo untuk mendapatkan perawatan medis,” imbuhnya.
Kompol Musihram juga menyampaikan bahwa truk melaju dalam kecepatan tinggi tanpa tanda-tanda akan mengerem.
“Faktor utama penyebab kecelakaan diduga karena kelalaian pengemudi truk tronton yang memaksakan mengemudi dalam kondisi tidak sadar akibat pengaruh alkohol,” ungkapnya.
Akibat kecelakaan ini kerugian materiil yang ditaksir sebesar puluhan juta rupiah.
“Kerugian materi akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp20 juta,” papar Musihram.
Pihak kepolisian dari Unit Lantas Polsek Driyorejo yang dipimpin Aipda Suroso telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti. Serta meminta keterangan saksi. [dny/ian]






