Magetan (beritajatim.com) – Sejumlah nasabah Koperasi MSI Magetan kembali mendatangi kantor pusat koperasi di Desa Driyorejo, Kawedanan, Magetan, pada Senin (28/4/2025). Namun, harapan mereka untuk mendapatkan kejelasan terkait pencairan tabungan yang telah jatuh tempo berujung kekecewaan.
Sejak pagi, para nasabah sudah memadati lokasi. Salah satunya adalah Ulfa, nasabah yang mengaku sudah menunggu sejak pukul 08.30 WIB untuk mendapatkan kejelasan pencairan tabungannya yang seharusnya cair pada 25 April 2025.
“Saya tetap minta pertanggungjawaban segera dan di tempat ini. Karena ngumpulin uangnya dulu susah. Kalau kayak gini kan kecewa berat. Karena sampai sekarang belum ada kepastian apa-apa. Uang saya gak sebanyak lainnya. Tapi, saya kerja ajak anak saya. Sedikit demi sedikit saya kumpulkan untuk kebutuhan anak. Tapi malah jadi seperti ini,” kata Ulfa.
Sayangnya, hingga siang hari, belum ada solusi konkret yang disampaikan. Manajemen Koperasi Syariah MSI, yang diwakili oleh Wawan Wandoyo, hanya memberikan keterangan pers singkat tanpa membuka sesi tanya jawab dengan awak media.
“Kami ingin menyampaikan dengan baik bahwa proses pengembalian dana saat ini sedang kami jalankan dengan penuh tanggung jawab dan kehati-hatian,” katanya.
Wawan menambahkan bahwa pihak koperasi memahami hak para anggota dan berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh kewajiban secara bertahap.
“Kami memahami sepenuhnya bahwa ini adalah hak anggota, dan kami berkomitmen serta bertanggung jawab untuk menyelesaikan seluruh kewajiban kami kepada anggota secara bertahap,” tambahnya.
Selain itu, pihak manajemen juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para nasabah, dan menegaskan bahwa hak para anggota akan tetap diberikan, meski dengan sistem bertahap.
Kondisi ini menambah panjang deretan keluhan dari nasabah yang merasa dirugikan akibat tidak adanya kejelasan pencairan dana. Hingga berita ini ditulis, para nasabah masih berharap pihak koperasi segera memberikan langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan tersebut. [fiq/ian]






