Mojokerto (beritajatim.com) – Meski gagal sapu bersih di laga terakhir fase grup, PS Mojokerto Putra (PSMP) tetap menjadi juara Grup G Babak 64 Besar Liga 4 Putaran Nasional. Ini setelah tim berjuluk Laskar Majapahit bermain draw dengan Bintang Timur Atambua (BeTa) di Stadion Angkatan 45 Karanganyar.
Pertandingan berjalan dengan tempo sedang sejak menit awal babak pertama. Anak asuh Ridwan Oesman lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-24 melalui Nasikin. Namun Andre Da Cruz berhasil menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Skor 1-1 bertahan hingga akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, Inocensius Ati tampil gemilang dengan mencetak dua gol pada menit ke-62 dan 71, membawa BeTA unggul 3-1. Namun menit ke-82, pemain BeTa, Deni Seran harus meninggalkan lapangan usai diganjar kartu merah. Kartu merah diberikan juga kepada pemain PSMP.
Bermain sama-sama dengan 10 pemain, dimanfaatkan dengan baik oleh tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Mojokerto. Dua gol cepat terjadi di menit ke-86 dan 89 melalui kaki Rgyalfo dan Hendra sehingga menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Skor 3-3 bertahan hingga peluit panjanh ditiup wasit.
Hasil imbang ini membawa PSPM keluar sebagai juara Grup G dengan koleksi 7 poin, sementara BeTA menyusul di posisi kedua dengan 4 poin. Dua posisi terbawah masing-masing ditempati PS Palembang dan Persidi IDI Aceh, yang gagal melaju ke fase selanjutnya.
Presiden Klub PSMP, Raja Siahaan bersyukur dengan hasil yang diraih Tim PSMP. “Tentunya ekspetasi kita menang 3 point ternyata kita mendapatkan draw tapi yang paling penting kita menjadi juara Group G. Bek tetap menjadi evaluasi kita,” ungkapnya, Jumat (25/4/2025).
Evaluasi masih diperlukan dengan harapan di Babak 32 Besar Liga 4 Putaran Nasional 2024-2025, PSMP diberikan kemenangan dan team bisa menjadi lebih solid. Dengan hasil ini, PSMP dan BeTA menjadi dua wakil Grup G yang akan melanjutkan perjuangan di babak 32 besar Liga 4 Nasional 2025. [tin/kun]






