Pasuruan (beritajatim.com) – Program Sekolah Rakyat (SR) yang dicanangkan pemerintah pusat terus digaungkan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Pasuruan. Program yang bertujuan membuka akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu ini mendapatkan dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Pasuruan.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Andre Wahyudi, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh implementasi program Sekolah Rakyat di wilayahnya. Ia menilai bahwa SR bisa memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendidikan sekaligus membantu menstabilkan ekonomi masyarakat.
“Kami sangat siap mendukung program dari pemerintah pusat ini, karena memang perlu dilakukan. SR ini kan nantinya dikhususkan untuk keluarga yang kurang mampu,” ujar Andre saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan.
Meski begitu, Andre belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait mekanisme penganggaran program SR. Ia menyebut bahwa pembahasan anggaran masih akan dilakukan bersama Pemkab Pasuruan, agar implementasi program ini bisa berjalan efektif dan sesuai sasaran.
Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan bahwa Pemkab Pasuruan telah merencanakan pembangunan tiga Sekolah Rakyat di wilayahnya. Ketiganya akan dibangun di kawasan Gondang Wetan, Grati, dan Rejoso, dengan total luas lahan mencapai lima hektare.
“Sekolah ini tentunya untuk masyarakat dengan perekonomian di bawah minimum. Sehingga pemerataan pendidikan di Kabupaten Pasuruan bisa setara, dan harapannya nanti juga bisa menumbuhkan perekonomian daerah,” jelas Mas Rusdi.
Program Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi jawaban atas ketimpangan pendidikan yang masih terjadi di beberapa wilayah, sekaligus memberikan peluang generasi muda dari keluarga tidak mampu untuk mengakses pendidikan yang layak dan berkualitas. [ada/beq]






