Malang (beritajatim.com) – Manajemen Arema FC menyiapkan sejumlah terobosan untuk keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Ada 4 langkah strategis yang disiapkan oleh manajemen Arema FC untuk membangun hubungan kembali pada keluarga korban.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi mengatakan, bahwa mereka telah melakukan pertemuan dengan 89 keluarga korban Tragedi Kanjuruhan di Kantor Arema FC pada Jumat, (18/4/2025) kemarin.
“Kehadiran sekitar 80 persen dari keluarga korban memiliki arti yang sangat mendalam dan merepresentasikan semangat kebersamaan yang kita junjung tinggi,” kata Yusrinal, Sabtu, (19/4/2025).
Dihadapan puluhan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Mereka mensosialisasikan sejumlah langkah panjang. Ada 4 kegiatan yang diinisiasi oleh klub sebagai pemulihan trauma keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.
Pertama adalah, manajemen Arema FC akan menyalurkan sebesar 3 persen dari setiap pendapatan bersih atas penjualan tiket pertandingan kepada keluarga korban. Kedua membuka peluang kerja bagi anggota keluarga korban untuk terlibat aktif dalam kepanitiaan berbagai pertandingan Arema FC. Hal ini untuk memberikan kesempatan pemberdayaan ekonomi.
“Ketiga Arema FC akan memproduksi merchandise eksklusif edisi khusus yang seluruh keuntungan bersih ata penjualannya 100 persen akan diserahkan sepenuhnya kepada keluarga korban,” ujar Yusrinal.
Keempat adalah membuat undangan khusus ke Stadion pada perwakilan dari keluarga korban Tragedi Kanjuruhan. Merekabakan mendapatkan undangan khusus untuk menyaksikan pertandingan Arema FC secara langsung di stadion.
“Program-program ini bukan sekadar janji, melainkan wujud nyata dari komitmen tulus kami. Mari bersama-sama kita susun langkah-langkah implementasi selanjutnya agar program ini dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi keluarga korban,” ujar Yusrinal.
Yusrinal menyebut pertemuan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kembali ikatan persaudaraan antara Arema FC dan keluarga korban.
“Dengan nantinya kita kembali menggunakan Stadion Kanjuruhan sebagai kandang dan program-program berkelanjutan yang telah disepakati, kami berharap dapat menciptakan harapan baru bagi proses pemulihan, kebangkitan, serta mempererat kebersamaan antara Arema FC dan Aremania demi meraih prestasi dan menjaga eksistensi klub kebanggaan Malang ini,” ujar Yusrinal. (luc/kun)






