Mojokerto (beritajatim.com) – Mulai tanggal 21 sampai 30 Maret atau 10 hari pelaksanaan masa angkutan Lebaran, Stasiun Mojokerto mengangkut sebanyak 12.395 penumpang. Dengan rinciannya, sebanyak 6.594 penumpang naik dan 5.801 penumpang turun di Stasiun Mojokerto.
Pada arus mudik angkutan Lebaran 2025, penumpang terbanyak terjadi pada tanggal 28 Maret 2025. Yakni dengan jumlah penumpang yang berangkat di Stasiun Mojokerto sebanyak 1.629 penumpang, terdiri dari 1.009 penumpang naik dan 620 penumpang turun.
Penumpang yang berangkat dari Stasiun Mojokerto terbanyak tujuan ke Yogyakarta, Jakarta, Bandung, dan Ketapang. Sedangkan kereta api Jarak jauh favorit yaitu, KA Pasundan Lebaran relasi Surabaya Gubeng – Bandung dan KA Sancaka relasi Surabaya Gubeng – Yogyakarta.
Selama periode Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 21 KA jarak jauh yang melayani pelanggan di Stasiun Mojokerto. Terdiri dari 19 KA jarak jauh reguler dan dua KA tambahan, dengan kapasitas 12.621 tempat duduk setiap harinya.
“Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan saat Lebaran. KAI terus berkomitmen memberikan layanan terbaik, memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan,” ungkap Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, Minggu (30/3/2025). [tin/but]






