Sidoarjo (beritajatim.com) – Sebanyak 120 paket Sembako dibagikan ke warga Dusun Pucukan Kelurahan Gebang Kecamatan Sidoarjo, Sabtu (29/3/2025). Bantuan tersebut datang dari Pemkab Sidoarjo dan Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana secara pribadi.
Masing-masing 60 paket Sembako yang diterima warga dari Wabup Hj. Mimik Idayana. Bantuan tersebut secara simbolis diserahkannya di balai RW Dusun Pucukan.
Akses yang sulit menuju Dusun Pucukan, mengharuskan 120 paket Sembako itu dibawa dengan perahu diesel. Perjalanan menyusuri sungai dimulai dari Dermaga Belvara Desa Blurukidul. Tim Tagana Dinas Sosial Sidoarjo dibantu Satpol PP mengawal pendistribusian bantuan tersebut.
Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menyampaikan kegiatan Baksos merupakan bentuk perhatian Pemkab Sidoarjo kepada warganya. Melalui kegiatan seperti ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat. Apalagi mendekati lebaran. Kebutuhan bahan pokok sangat diharapkan masyarakat. “Semoga perhatian pemerintah ini sedikit meringankan beban warga,” ucapnya.
Wabup Hj. Mimik meminta warga tidak melihat besaran bantuan yang diterima. Namun warga dapat melihatnya sebagai bentuk perhatian pemerintah. Ia juga berharap warga mendoakannya agar menjadi pemimpin yang amanah. Pemimpin yang selalu mementingkan kesejahteraan warga Sidoarjo.
“Semoga bantuan dari pemerintah ini bisa bermanfaat bagi ibu semua, tolong doanya nggeh bu, semoga bupati dan wakil bupati Sidoarjo ini bisa menjadi pemimpin yang amanah, pemimpin yang mementingkan kesejahteraan semua warganya,” terangnya.
Dalam kesempatan itu Wabup Hj. Mimik Idayana tidak hanya membawa paket Sembako. Puluhan paket makanan ringan juga dibawanya untuk dibagikannya kepada anak-anak di situ.
Bantuan lainnya yang juga ia bawa adalah sarung. Ada tiga dus kotak sarung dengan puluhan sarung di dalamnya yang ia berikan langsung ke warga. Sembari membagikan bantuan itu, ia juga memberikan uang pecahan Rp. 100 ribu kepada warga. Bahkan kepada anak remaja di situ juga diberikannya uang jajan.
Usai menyerahkan bantuan, Wabup perempuan pertama di Kabupaten Sidoarjo itu juga menyempatkan melihat kondisi SDN Gebang II. Ia cek satu persatu kondisi ruang kelas itu. Terdapat tiga ruang kelas di SDN Gebang II yang bangunannya terbuat dari papan kayu tersebut. Meski sebagai dusun terpencil, akses internet sudah terpasang. Beberapa tahun lalu Pemkab Sidoarjo telah memasangnya. (isa/ian)






