Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengungkapkan duka cita mendalam atas meninggalnya Wijoto, Wali Kota Madya Kediri periode 1989-1999. Wijoto wafat di usia 86 tahun dan akan dimakamkan di TPU Keputih, Surabaya. Sebelum dimakamkan, jenazahnya akan disholatkan di Masjid Asasul Amal, Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya, selepas Ashar.
Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mbak Vinanda menyampaikan belasungkawa atas kepergian Wijoto. Ia menyatakan bahwa Wijoto memiliki peran besar dalam membangun Kota Kediri.
“Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Atas nama pribadi, jajaran Pemerintah Kota Kediri dan seluruh masyarakat Kota Kediri saya menyampaikan ungkapan duka yang mendalam atas meninggalnya Bapak Wijoto,” ungkap Wali Kota Kediri, Selasa (27/3/2025).
Menurut Mbak Vinanda, Wijoto merupakan sosok teladan bagi masyarakat Kediri. Semasa kepemimpinannya, almarhum telah meletakkan fondasi pembangunan yang menjadi dasar kemajuan Kota Kediri saat ini.
“Terima kasih atas segala dedikasi Almarhum Bapak Wijoto selama memimpin Kota Kediri. Tentu Almarhum Bapak Wijoto menjadi salah satu inspirasi bagi kami di Kota Kediri untuk membangun kota ini lebih maju lagi,” ujarnya.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, Mbak Vinanda juga mendoakan agar Wijoto mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Ia berharap semua kontribusi yang telah diberikan almarhum selama memimpin Kota Kediri menjadi amal jariyah.
“Selamat jalan Bapak Wijoto. Semoga diterima segala amal baik dan diampuni segala khilafnya,” tutupnya.
Kepergian Wijoto meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi masyarakat Kota Kediri yang pernah merasakan kepemimpinannya. [nm/beq]






