Jember (beritajatim.com) – Puluhan orang mahasiswa berunjuk rasa menolak Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia di depan gedung DPRD Jember, Senin (24/3/2025).
Mereka membawa poster dan spanduk yang menuntut kembalinya militer ke barak. Sebagian spanduk dipasang di pagar gedung parlemen, di antaranya bertuliskan ‘Kembalikan TNI ke Barak’ dan ‘Babi-Tikus Tak Membuat Kami Gentar’.
Salah satu orator mengingatkan bahaya kembalinya Orde Baru. “Selama 32 tahun masyarakat dibungkam,” teriaknya.
Pengamanan aksi demo kali ini tidak hanya dilakukan personel Kepolisian Resor Jember. Personel dari Brigadir Mobil dan Kepolisian Resor Bondowoso juga hadir untuk membantu pengamanan.
Sementara itu di dalam gedung DPRD Jember, Komisi B tengah melakukan rapat dengar pendapat mengenai persediaan pangan menjelang lebaran dengan mengundang Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan, dan Badan Urusan Logistik. [wir/beq]






