Magetan (beritajatim.com) – Pemungutan Suara Ulang (PSU) di TPS 009 Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo, Magetan, pada Sabtu (22/3/2025), berlangsung dengan antusiasme tinggi. Sejak pukul 07.00 WIB, warga sudah mengantre panjang untuk memberikan hak suaranya.
Antrean mengular ini membuktikan bahwa partisipasi masyarakat dalam PSU tetap tinggi, meskipun sebelumnya ada kekhawatiran bahwa jumlah pemilih akan berkurang. Justru, partisipasi kali ini diperkirakan mencapai angka maksimal.
Menurut Nur Salam, Anggota Divisi Sosdiklih Parmas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur, seluruh personel dan petugas pemungutan suara telah memastikan bahwa prosedur operasional standar (SOP) dan tata cara pencoblosan dilakukan sesuai aturan.
“Nah, kami memastikan seluruh personil, SOP, tata cara pemungutan suara oleh petugas ini dilaksanakan dengan baik dan semua semuanya,” ujar Nur Salam.
Petugas di lapangan juga mengarahkan pemilih untuk membawa undangan memilih serta KTP atau kartu identitas lainnya guna mencocokkan data dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dalam PSU ini, terdapat 501 pemilih dalam DPT, dan partisipasi diharapkan bisa mencapai lebih dari 90%, meningkat dari pemungutan sebelumnya yang hanya 80%.
Tingginya animo masyarakat, terutama di daerah pedesaan seperti Selotinatah, menunjukkan bahwa pemilu dan pilkada masih memiliki daya tarik kuat bagi warga.
“Kalau di daerah masyarakat di pedesaan justru animo pemilu, pilkada itu cukup tinggi,” tambah Nur Salam.
Dengan antusiasme yang tetap tinggi dalam PSU ini, diharapkan proses demokrasi di Jawa Timur semakin kuat, transparan, dan akuntabel. KPU terus berupaya memastikan hak pilih masyarakat tersalurkan dengan maksimal. [fiq/ian]






