Pacitan (beritajatim.com) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Darsono menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar di Kabupaten Pacitan pada tahun 2024. Rumah sakit pelat merah itu menyumbangkan dengan total pendapatan mencapai Rp111,8 miliar.
Hal ini terungkap dalam rapat paripurna DPRD Pacitan, yang membahas rekomendasi atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati tahun 2024, Selasa (18/3/2025).
Ketua Komisi II DPRD Pacitan, Rudi Handoko, menegaskan bahwa pendapatan dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) hanya dapat digunakan untuk menunjang kekuatan fiskal rumah sakit, bukan untuk sektor lain.
“DPRD merekomendasikan peningkatan layanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain rumah sakit, sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menjadi penyumbang PAD terbesar kedua dengan Rp25,8 miliar. Sementara itu, Pajak Penerangan Jalan (PBJT) menempati posisi ketiga dengan kontribusi Rp17,9 miliar, mengalami tren kenaikan sekitar 3% per tahun.
Sektor pariwisata berada di urutan keempat dengan total pendapatan Rp7,8 miliar. Kontribusi ini berasal dari retribusi 10 destinasi wisata yang dikelola pemerintah daerah, yakni Pantai Klayar, Goa Gong, Pantai Watu Karung, Pantai Srau, Banyu Anget, Pantai Buyutan, Monumen Jenderal Sudirman, Pancer Door, Pantai Taman, dan Goa Tabuhan.
“DPRD meminta adanya alokasi anggaran untuk pengembangan, pelestarian, dan pembangunan destinasi wisata agar lebih kompetitif dan menarik lebih banyak wisatawan,” tambah Rudi Handoko.
Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi, menjelaskan bahwa tidak semua objek wisata di Pacitan dikelola pemerintah daerah. Dari total 23 destinasi wisata, hanya 10 yang dikelola pemkab.
“Sedangkan 13 lainnya dikelola oleh desa dengan dukungan anggaran dari pemerintah daerah,” Jelasnya.
Menanggapi laporan ini, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji mengapresiasi evaluasi serta masukan dari DPRD. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mengupayakan optimalisasi sumber daya guna meningkatkan PAD sesuai regulasi yang berlaku.
“Belum semua harapan masyarakat bisa kami penuhi, namun masukan dari DPRD akan menjadi perhatian kami untuk perbaikan ke depan,” ujarnya. (tri/ian)






