Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim, Edy Tambeng Widjaja menegaskan, status kemantapan jalan provinsi di Jatim sebesar 89,61. Hal ini mengalami kenaikan dibandingkan pertengahan 2024, yakni 89,25.
“Artinya, dari total panjang jalan provinsi sebesar 1.671 km, yang statusnya mantap sepanjang 1.497 km. Sisanya belum mantap,” kata Edy Tambeng di kantornya, Selasa (18/3/2025).
Pihaknya akan mengupayakan bebas jalan berlubang pada jalan provinsi untuk melayani arus mudik lebaran 2025.
“Untuk jalan berlubang, kami akan terus berupaya keras menambal jalan sampai lebaran. Seperti di daerah Jember, ruas Kasiyan-Puger masih ada lubang. Targetnya H-7 sudah selesai semua lubangnya, nanti akan dibeton. Kami juga mendirikan 3 sampai 5 posko ada di setiap 11 UPT. Pada H-7 sampai H+7 lebaran, alat berat akan standby 24 jam untuk memantau kondisi jalan,” jelasnya.
Pemudik juga diminta menghindari jalur mudik yang rawan longsor. Yakni, wilayah Ponorogo-Pacitan, Kejayan-Tosari, Buduan-Bondowoso, Batu-Cangar dan Batu-Kediri. “Kami standbykan alat berat untuk membersihkan daerah yang rawan longsor,” pungkasnya. [tok/beq]






