Pacitan (beritajatim.com) – Memanfaatkan momentum Ramadan, Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi (ASB) menggelar sosialisasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) DPRD, yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan di Masjid Baitul Muslimin, Dusun Duren, Desa Wonoanti, Kecamatan Tulakan, Pacitan.
Wakil rakyat dua periode ini hadir bersama Sekretariat DPRD Kabupaten Pacitan serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Tulakan. Dalam sosialisasinya, ASB memaparkan capaian dan tanggung jawabnya selama empat bulan menjabat sebagai Ketua DPRD Pacitan di hadapan ratusan jamaah.
“Menjadi ketua itu tanggung jawab besar karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Jika sebelumnya saya hanya mengurusi konstituen di daerah pemilihan, kini saya bertanggung jawab untuk seluruh masyarakat di 12 kecamatan,” kata ASB, ditulis Senin (17/3/2025).
ASB menekankan pentingnya pemahaman politik bagi masyarakat, karena berbagai keputusan yang berdampak luas diambil melalui proses politik.
Bagi warga Dusun Duren, sosok Ketua DPRD ini bukanlah orang asing. Saat remaja, ia sempat tinggal di dusun tersebut bersama pamannya selama beberapa tahun untuk menyelesaikan pendidikan, sementara orang tuanya merantau.
“Semua sudah tahu saya, kepribadian saya, bahkan kenakalan saya saat muda, karena masa remaja saya di sini,” katanya sambil berkelakar.
Dalam momen Ramadan ini, politisi Partai Demokrat itu mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan. Ia juga berbagi pengalaman saat menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci, di mana berbagai golongan umat Islam berkumpul tanpa ada perselisihan terkait perbedaan syariat maupun aliran.
“Jangan sampai di Pacitan ada pertengkaran karena perbedaan pemahaman, baik antara Muhammadiyah, NU, MTA, maupun lainnya,” pesannya.
Sebagai bentuk kepedulian, ASB menyalurkan bantuan sembako kepada kaum dhuafa serta bantuan Al-Qur’an untuk masjid di dusun tersebut. Setelah sosialisasi, ia berbuka puasa bersama masyarakat dan menunaikan salat Magrib berjemaah.
Kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan konstituennya, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.






