Mojokerto (beritajatim.com) – Sepeda motor Binter nopol W 2247 TL patah jadi dua dan terbakar di Jalan Raden Wijaya Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, Kamis (13/3/2025). Ini setelah terlibat kecelakaan dengan sepeda motor listrik yang melaju searah.
Kecelakaan tersebut terjadi sekira 20.45 WIB. Saat itu, Achmad Hidayat warga Lingkungan Panggreman, Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto melaju dari barat ke timur. Tiba-tiba pemuda 28 tahun ini menabrak pengendara sepeda motor listrik yang berhenti di pinggir jalan.
Diduga, akibat konsleting listrik menyebabkan sepeda motor Binter nopol W 2247 TL patah jadi dua dan terbakar. Beruntung korban hanya mengalami luka lecet, hal yang sama dialami pengendara sepeda motor listrik, Gatot Suhendro (73). Korban hanya mengalami luka lecet.
Sepeda motor listrik tersebut dikendarai warga Kelurahan Kedungkwali, Kelurahan Miji, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Akibat kecelakaan tersebut, satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto diterjunkan.
Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota yang datang ke lokasi kejadian mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Sementara petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto mengobati kedua korban yang mengalami luka lecet.
“Saya dari beli bensin di SPBU Sooko, dari arah barat mau pulang ke Panggreman. Saya tidak tahu tiba-tiba kok nabrak bapak ini, saya kurang fokus. Saya tidak tahu apakah motor saya terbakar, setelah terjatuh saya sudah tidak melihat motor saya,” ungkap Achmad Hidayat (28).
Sementara itu, pengendara sepeda motor listrik, Gatot Suhendro (73) mengaku berhenti di pinggir jalan sisi utara. “Saya berhenti di pinggir mau nyebarang beli nasi. Kendaraan banyak, setelah sepi tiba-tiba dari barat ada motor ini. Kenceng langsung nabrak saya,” katanya. [tin/ted]






