Magetan (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Magetan mengonfirmasi bahwa dua laporan dugaan pelanggaran Pilkada yang diajukan warga akan segera dibahas bersama Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Laporan ini terkait pembagian sembako yang diduga dilakukan oleh salah satu pasangan calon (paslon) menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Magetan.
Dua warga melaporkan adanya dugaan pelanggaran di Desa Nguri, Kecamatan Lembeyan, dan Desa Selotinatah, Kecamatan Ngariboyo. Pembagian sembako tersebut berlangsung di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang akan menggelar PSU pada 22 Maret 2025, yaitu TPS 001 Desa Nguri dan TPS 009 Desa Selotinatah. Warga melaporkan bahwa salah satu paslon membagikan sembako pada Senin (10/3/2025), dan laporan diajukan sehari setelahnya, Selasa (11/3/2025).
Komisioner Bawaslu Magetan Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, M. Ramzi, menyatakan bahwa laporan ini memenuhi syarat formil dan materiil. Oleh karena itu, kasus ini akan diteruskan ke Gakkumdu karena adanya dugaan unsur pidana.
“Dua laporan ini akan berlanjut untuk dibahas bersama Gakkumdu karena memenuhi syarat formil dan materiil. Kemudian, karena ini diduga ada unsur pidana, maka kami bahas dengan Gakkumdu,” ujar Ramzi, Kamis (13/3/2025).
Ramzi menambahkan bahwa Bawaslu akan menangani kasus ini sesuai dengan aturan yang berlaku dan segera memeriksa sejumlah saksi guna mengusut lebih lanjut dugaan pelanggaran tersebut.
“Barang bukti yang diserahkan ke kami berupa paket sembako yang berisi beras, kecap, minyak goreng, teh celup, dan stiker bergambar paslon serta ada ajakan mencoblos. Total ada lima paket. Dua paket ini merupakan barang bukti dari laporan di Nguri, kemudian yang tiga paket ini barang bukti dari laporan di Selotinatah,” jelasnya.
Bawaslu Magetan meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses penanganan laporan ini kepada pihak berwenang. Lembaga ini menegaskan komitmennya dalam menegakkan aturan pemilu secara adil dan transparan. [fiq/but)







1 Komentar
Selesaikan tugasmu dgn baik, psu adalah cermin kerjamu yg gagal di hari 2 kemarin, bukan ajang meminta tambahan dana dari negara.