Turin (beritajatim.com) – Atalanta BC belum pernah finis di tiga besar Serie A sebelum era Gian Piero Gasperini, menjadikannya kejutan besar dalam perebutan posisi elite di liga Italia. Namun, kehadiran pelatih berpengalaman itu berhasil membawa La Dea bersaing di papan atas. Dalam tiga musim beruntun, dari 2018–2019 hingga 2020–2021, mereka sukses menembus tiga besar untuk pertama kalinya dalam sejarah klub. Musim ini, hingga giornata ke-27, Atalanta kembali berada di posisi ketiga dengan 55 poin.
Namun, tantangan besar menanti pada giornata ke-28, saat pertandingan Juventus vs Atalanta berlangsung di Allianz Stadium, Senin dini hari. Juve hanya tertinggal tiga poin dari Atalanta dan akan bermain di Allianz Stadium, Turin, yang menjadi keuntungan tersendiri bagi Bianconeri.
“Kami memiliki laga penting melawan tim hebat (Atalanta, Red). Pertandingan ini sangat krusial dalam perburuan scudetto,” ujar allenatore Juve, Thiago Motta, seperti dikutip Tuttosport.
Misi utama kedua tim dalam laga ini adalah menjaga jarak dengan SSC Napoli yang berada di peringkat kedua dengan 57 poin, serta capolista Inter Milan yang mengoleksi 58 poin. Selain itu, Juventus tentu tak ingin finis di bawah Atalanta, yang baru belakangan menjadi pesaing di papan atas. Bianconeri masih memegang rekor scudetto terbanyak dengan 36 gelar.
Dalam empat musim terakhir, hanya pada musim lalu Juventus mampu finis di tiga besar. Selebihnya, mereka finis di peringkat ke-7 dan ke-4. Padahal, dalam periode 2011–2012 hingga 2019–2020, Juve selalu meraih scudetto. Menggeser Atalanta dari posisi ketiga menjadi target utama Juventus demi mengembalikan dominasi mereka di Serie A.
Namun, misi tersebut tidak akan mudah. Pada pertemuan pertama di giornata ke-19, Juventus hanya mampu bermain imbang 1-1 (15/1). Selain itu, sama seperti Juve, Atalanta kini hanya fokus pada Serie A setelah tersingkir dari playoff knockout Liga Champions dan perempat final Coppa Italia. Atalanta fokus Serie A menjadi strategi utama mereka untuk mengamankan posisi di papan atas. Dengan kondisi ini, kedua tim dipastikan akan tampil habis-habisan dalam sisa musim ini.
Perkiraan Susunan Pemain:
Juventus (4-2-3-1):
29-Di Gregorio (g); 22-Weah, 15-Kalulu, 6-Kelly, 27-Cambiaso; 19-Thuram, 5-Locatelli (c); 11-Gonzalez, 16-McKennie, 10-Yildiz; 20-Kolo Muani
Pelatih: Thiago Motta
Atalanta BC (3-4-2-1):
29-Carnesecchi (g); 2-Toloi (c), 19-Djimsiti, 23-Kolasinac; 16-Bellanova, 15-De Roon, 13-Ederson, 77-Zappacosta; 17-De Ketelaere, 11-Lookman; 32-Retegui
Pelatih: Gian Piero Gasperini
[dio/beq]






