Pacitan (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, akan segera memiliki gedung baru.
Gedung ini nantinya untuk mendukung peningkatan kapasitas dalam penanganan kebencanaan. Kepala Pelaksana BPBD Pacitan, Erwin Andriatmoko mengungkapkan bahwa pembangunan gedung tersebut, sejalan dengan naiknya klasifikasi BPBD Pacitan dari tipe B menjadi tipe A.
“Dengan kenaikan klasifikasi ini, BPBD Pacitan memiliki wewenang lebih luas dalam penanganan bencana. Pembangunan gedung baru diharapkan berkontribusi terhadap indeks risiko bencana (IRB) di Pacitan,” kata Erwin, ditulis Jumat (28/02/2025).
Gedung baru yang dibangun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini, akan dilengkapi dengan command center, ruang pemantauan, ruang rapat kepala OPD, ruang manajer Pusdalops, hingga dapur darurat. Selain itu, pusat pengendalian operasi (Pusdalops) akan beroperasi penuh selama 24 jam, untuk memastikan respons cepat dalam menghadapi bencana.
Tak hanya infrastruktur, peralatan pemantauan di Pusdalops juga akan diperbarui. Yakni termasuk sistem pendeteksi dini gempa dan tsunami yang ditingkatkan sesuai dengan standar Jepang.
“Pekerjaan fisik akan dimulai pada bulan Maret mendatang,” tambah pejabat yang pernah jadi Camat Tegalombo itu.
Dengan frekuensi bencana yang tinggi serta kondisi geografis Pacitan yang rawan gempa dan tsunami, Erwin menegaskan bahwa kenaikan klasifikasi BPBD akan mempermudah koordinasi dan meningkatkan efektivitas penanganan bencana di daerah tersebut.(tri/end/ted)






