Malang (beritajatim.com) – Gramedia Malang Basra resmi berganti nama menjadi Gramedia Kayutangan. Tidak sekadar mengubah nama, toko buku ini juga mengalami renovasi dengan desain bangunan bernuansa heritage agar selaras dengan atmosfer Kayutangan Heritage.
General Manager Gramedia Regional Jawa Timur, Sigit Hendarta, menyampaikan bahwa peresmian Gramedia Kayutangan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-55 Gramedia. Bangunan yang digunakan memiliki nilai sejarah karena dulunya merupakan bekas apotek yang didirikan pada tahun 1930.
“Kemudian, bangunan tersebut menjadi toko buku Gramedia pertama kali pada tahun 1984. Renovasi bangunan ini pertama kali dilakukan pada tahun 1990 cukup besar, kemudian 22 Februari 2002 direnovasi lagi, dan terakhir sekarang ini,” ujar Sigit Hendarta, Kamis (27/2/2025).
Sebagai bagian dari inovasi, Gramedia menghadirkan Creative & Art Corner di Gramedia Kayutangan. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung ilustrator Indonesia dengan menyediakan ruang bagi pelanggan untuk menikmati serta mengapresiasi karya seni.
Salah satu seniman yang terlibat dalam kolaborasi ini adalah Kathrin Honesta, yang dikenal dengan ilustrasi bernuansa storytelling serta berbagai proyek buku. “Kehadiran Creative & Art Corner diharapkan bisa menjadi wadah bagi para seniman untuk memasarkan karyanya secara langsung di luar platform e-commerce,” ujar Sigit.
Selain itu, Gramedia Kayutangan juga menghadirkan sebuah ruang kreatif bernama “Ruang”. Fasilitas ini merupakan wadah terbuka bagi siapa saja yang ingin berbagi, berkreasi, dan berkembang bersama. Dengan konsep galeri yang hidup, Ruang menyelenggarakan diskusi inspiratif, lokakarya kreatif, serta pameran yang bermakna.
“Sekarang di Kayutangan ini ada perubahan, dahulu jam 6 sore itu tahun 2000-an sudah mulai sepi, sekarang jam segitu mulai ramai dan kami mendukung pemerintah menjadikan Kayutangan sebagai destinasi wisata,” ujar Sigit.
Ruang ini dilengkapi dengan sistem suara berkualitas serta pencahayaan spotlight untuk memberikan pengalaman lebih berkesan bagi pengunjung. Menariknya, semua fasilitas yang ada di Ruang dapat digunakan secara gratis oleh siapa saja yang ingin berkarya dan berbagi gagasan.
Sebagai bagian dari peningkatan aksesibilitas, Gramedia juga meresmikan Halte Gramedia Kayutangan. Fasilitas ini disediakan untuk mempermudah masyarakat Malang mengunjungi toko buku ini.
“Kami juga meresmikan Halte Gramedia Kayutangan, untuk mempermudah akses masyarakat Malang dalam mengunjungi Gramedia Kayutangan,” ujar Sigit. [luk/suf]






