Tuban (beritajatim.com) – Menjelang Ramadhan 1446 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban menggelar koordinasi dengan Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin di gedung Sanika Satyawada Mapolres Tuban, Selasa (25/2/2025).
Selain Pemkab dan Polres Tuban, pertemuan ini juga dihadiri perwakilan TNI serta sejumlah organisasi kemasyarakatan dan tokoh masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tuban, Budi Wiyana, menyampaikan bahwa koordinasi ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kenyamanan, serta kesiapan infrastruktur selama bulan suci Ramadhan agar terhindar dari potensi gangguan Kamtibmas.
“Yang kita bahas terkait kesiapan kita termasuk imbauan maupun larangan selama bulan Ramadhan,” ungkap Budi Wiyana.
Ia menegaskan bahwa imbauan serta larangan yang tertuang dalam surat edaran Bupati pada 17 Februari lalu harus ditaati oleh semua pihak, termasuk penutupan sementara tempat hiburan malam selama bulan Ramadhan.
“Selain itu, kesiapan infrastruktur jalan dalam menghadapi kenaikan arus lalu lintas,” imbuhnya.
Pemkab Tuban juga akan mengidentifikasi jalan yang kurang layak guna mengurangi risiko kecelakaan, termasuk memantau kelayakan jalan selain hanya menutup lubang yang ada.
Budi Wiyana juga menyoroti kenaikan harga bahan pokok penting (Bapokting) dan peredaran makanan kedaluwarsa, sehingga pihaknya akan menggelar operasi pasar dengan melibatkan berbagai stakeholder terkait.
“Nanti juga akan dilakukan operasi gabungan untuk menekan harga agar tidak naik terlalu tinggi,” bebernya.
Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin menambahkan bahwa kegiatan koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta pola tindak yang efektif dalam menjaga keamanan Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H.
“Sehingga operasi Kepolisian yang kita laksanakan bisa lebih efektif dan efisien, sehingga dibutuhkan sinergi maupun kolaborasi bersama dengan tujuan untuk menciptakan situasi yang kondusif saat pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan,” tutup Oskar. [ayu/beq]






