Kediri (beritajatim.com) – Dalam upaya mendukung program “Kediri City Tourism” yang digagas Wali Kota Kediri, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berkolaborasi dengan Universitas Islam Kadiri (Uniska) untuk meningkatkan layanan angkutan Bus Satria.
Kolaborasi ini diwujudkan dalam kegiatan Satria Bahagia bertajuk Outing Class, memberikan pengalaman wisata edukatif bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).
Kegiatan ini merupakan implementasi dari Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penyediaan Pemandu Wisata pada Layanan Bus Satria yang telah ditandatangani sebelumnya oleh kedua belah pihak.
Pemandu Wisata dari Mahasiswa Uniska
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Didik Catur, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan nilai tambah pada layanan Bus Satria dengan menghadirkan mahasiswa sebagai pemandu wisata. Mereka bertugas mengenalkan Kota Kediri, mulai dari bangunan bersejarah, tempat wisata, perkantoran, hingga kuliner khas daerah.
Didik mengapresiasi peran pemandu wisata yang berhasil membuat perjalanan lebih interaktif dan menarik. “Pemandu hari ini sangat bagus, penyampaiannya interaktif, bahkan ada kejutan dengan properti pendukung yang membuat suasana lebih seru,” ujarnya.
Dengan adanya program ini, Didik berharap akan semakin banyak inovasi yang menggabungkan pendidikan dan transportasi demi memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Rute Bus Satria Disesuaikan untuk ABK
Pada kegiatan yang berlangsung Sabtu (22/2), SLB Nur Khabib Kelurahan Blabak mengajak 21 anak didiknya beserta 6 guru pendamping untuk berkeliling Kota Kediri menggunakan Bus Satria. Rute perjalanan yang dipilih berbeda dari jalur layanan biasanya, menyesuaikan dengan kebutuhan ABK.
Bus Satria menempuh rute: SLB Nur Khabib – Jl. Kapten Tendean – Letjend Suprapto – PK Bangsa – Erlangga – Hayam Wuruk – Jl. Dhoho – Pattimura – HOS Cokroaminoto – IBH Pranoto – singgah di Taman Tempurejo – kembali ke sekolah.
Apresiasi dari Peserta dan Pendamping
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari Kepala SLB Nur Khabib, Adela Bela Verika. Menurutnya, perjalanan tersebut sangat berharga bagi para siswa karena memberikan pengalaman edukatif yang menyenangkan.
“Senang karena kakak-kakaknya sangat ramah sehingga kegiatan hari ini sangat bermanfaat dan menyenangkan. Mereka dapat belajar tentang keselamatan berkendara dan penggunaan fasilitas umum dengan cara yang menyenangkan dan interaktif,” ungkapnya.
Salah satu mahasiswa Uniska yang bertugas sebagai pemandu wisata, Maulida Khairunisa, juga membagikan pengalamannya. “Pastinya bersyukur berkesempatan untuk menjadi salah satu bagian bersama adik-adik dari SLB. Semoga pengalaman ini menjadi pengalaman yang berkesan dan menambah pengetahuan adik-adik tentang keselamatan berkendara,” terangnya.
Sementara itu, Indah, salah satu wali murid, turut menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anaknya. “Senang bisa melihat anak-anak bahagia bisa naik Bus Satria mengenal transportasi, berkeliling Kota Kediri. Semoga kegiatan ini bisa terus dilanjutkan,” harapnya. [nm/ted]






