Lamongan (beritajatim.com) – Persela Lamongan harus mengubur harapan menuju babak play off promosi ke Liga 1, setelah melewati babak 8 besar tanpa sekalipun kemenangan.
Dari enam laga di babak 8 besar, Perssla hanya meraih empat hasil imbang dan menelan dua kekalahan, termasuk saat menjamu Persijap Jepara di laga pamungkas.
Laga kontra Persijap yang sejatinya menjadi kesempatan terakhir bagi Persela untuk memelihara peluang menuju babak play off, tidak bisa dimaksimalkan.
Laskar Joko Tingkir menyerahkan dengan skor tipis 0-1. Laga yang awalnya berlangsung di Stadion Tuban Sport Center Selasa (18/2/2025) sore, sempat dihentikan akibat kerusuhan suporter dan dilanjutkan di Stadion Delta Sidoarjo pagi tadi, Rabu (19/2/2025).
Persela semakin terbenam karena PSKC Cimahi mampu menundukkan Bhayangkara FC dengan skor 1-0. Kemenangan PSKC menendang Persela ke posisi juru kunci Grup Y.
Pelatih Persela, Zulkifli Syukur, mengatakan sebenarnya skuad Laskar Joko Tingkir mengawali laga kontra Persijap dengan cukup baik. Beberapa peluang diciptakan. Tapi situasi berubah ketika Persela harus bermain dengan 10 orang, setelah kiper Bima Koto diganjar kartu merah.
“Bermain dengan 10 pemain membuat pertandingan cukup sulit. Tapi kita sudah berusaha dan melanjutkan 10 menit di Gelora Delta Sidoarjo ini, kita juga bisa memberikan perlawanan. Meskipun ini tidak cukup, tapi setidaknya kita sudah berusaha,” kata Zulkifli.
Sementara bagi Persijap, kemenangan atas Persela membuat tim berjuluk Laskar Kalinyamat itu berhak melaju ke babak play off untuk memperebutkan tiket promosi ke Liga 1, menghadapi PSPS Pekanbaru.
“Patut kita syukuri kami mbisa mempertahankan keunggulan dan bisa lanjut ke play off,” ucap Pelatih Persijap, Widodo C. Putro. (ted)
Berikut klasemen akhir babak 8 besar Liga 2 2024-2025:
Grup X
1. PSIM Yogyakarta 15 poin
2. PSPS Pekanbaru 9 poin
3. Persiraja Banda Aceh 9 poin
4. Deltras FC 3 poin
Grup Y
1. Bhayangkara FC 9 poin
2. Persijap Jepara 9 poin
3. PSKC Cimahi 8 poin
4. Persela Lamongan 4 poin






