Surabaya (beritajatim.com) – Viral video diduga pungutan liar atau pungli di stasiun Wonokromo, terlihat dalam video tersebut, driver sempat berdebat dengan seorang yang meminta dua ribu.
“Rong ewu parkire, seng mbayar penumpange guduk sampeyan. (Dua ribu parkirnya, yang bayar penumpangnya, bukan Anda (driver),” ujar oknum pungli tersebut.
Saat ditanya terkait karcis, oknum tersebut menjawab tidak ada. Kemudian, mencoba menjelaskan bahwa aksi pungli tersebut atas arahan koordinator lapangan (Korlap). Driver Grabcar yang sedari awal tampak tidak berkenan memberikan pun, terlihat mendebat pelaku.
“Soale aku rene gak onok sampeyan. Aku rene gak onok sampeyan. (Karena aku ke sini tidak ada Anda. Aku ke sini tidak ada Anda),” tegasnya.
Meski begitu, sang driver mencoba meminta tolong pada penumpangnya untuk memberikan uang dua ribu. Namun, setelah memberikan uang yang diminta, pelaku pungli tersebut tiba-tiba mengembalikan uangnya setelah driver mengatakan “onok video tak viralno” atau dalam Bahasa Infonesia, berarti “ada video aku viralkan”.
Hal ini pun sontak mengundang perhatian warganet. Lantaran oknum tersebut dirasa sudah sering di lokasi tersebut melakukan hal yang sama.
“Ibu-ibu itu emang biasa di situ. driver-driver ojol mobil biasa kasih ibu itu kalau jemput di Stasiun Wonokromo,” ujar (et) hadi***.
Banyak warganet pun menyayangkan hal tersebut karena sebelumnya sudah sempat ditangkap dan diberi edukasi.
“Dulu sudah pernah ketangkap loh oknum punglinya hingga klarifikasi penangkapan serta edukasi. Sekarang kok ada lagi, siap-siap ketangkap lagi kalau video ini viral,” tulis (et) rock***, dalam Bahasa Jawa.
Tak ayal jika banyak yang mendukung aksi driver tersebut yang berani mendebat dan memviralkannya. “Tidak usah takut, Bro. Aku juga ngojol, orang seperti itu aslinya pengangguran premanisme,” ujar (et) ubay***. [fyi/suf]






