Sidoarjo (beritajatim.com) – Deltras FC gagal meraih kemenangan di laga kandang melawan Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan babak 8 besar Liga 2, yang digelar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Minggu (26/1/2025).
Tim besutan Bejo Sugiantoro harus menelan kekalahan dengan skor 2-3, setelah sempat menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.
Nurul Huda, asisten pelatih Deltras FC, mengungkapkan bahwa kekalahan tersebut disebabkan oleh beberapa faktor yang cukup memengaruhi performa tim.
“Memang ada kendala kehilangan beberapa pemain dan komunikasi di lapangan kurang. Tetapi sebenarnya sudah kami siapkan di sesi latihan, namun di laga ini mereka tidak bisa menampilkan performa terbaiknya,” ujar Huda.
Di babak pertama, Deltras tampil kurang menggigit. Tim tuan rumah tertinggal 0-2 dan kehilangan fokus pada menit-menit akhir. “Permainan anak-anak di babak pertama kurang greget dan kami kehilangan fokus di menit akhir,” tambah Huda. Meski demikian, manajemen tim terus memberikan motivasi kepada skuad, namun usaha itu belum membuahkan hasil maksimal.
Rikza Syahwali, pencetak gol kedua bagi Deltras dalam pertandingan ini, juga merasa kecewa atas hasil yang didapat. Gol yang dicetaknya di menit ke-81 sempat memberi harapan bagi tim untuk meraih poin, namun gol menit akhir dari Persiraja membuat asa tersebut sirna.
“Sangat disayangkan ya kami kehilangan poin di kandang sendiri. Hasil ini tidak sesuai yang kami harapkan. Tidak adanya pelatih kepala dan banyak pemain terkena sanksi serta tanpa dukungan suporter cukup berpengaruh bagi kami,” ungkap Rikza.
Deltras sempat mencetak gol penyama kedudukan 2-2, namun kemenangan akhirnya diraih Persiraja lewat gol Matheus Farinha di menit ke-92, yang memastikan Deltras FC menelan kekalahan kedua mereka di babak 8 besar Liga 2, setelah sebelumnya kalah 1-0 dari PSIM Yogyakarta. [way/suf]






