Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Deltras FC, Bejo Sugiantoro, menyatakan bahwa timnya kini berada dalam kondisi mental yang lebih baik jelang pertandingan melawan Persiraja Banda Aceh, Minggu (26/1/2025). Bejo mengungkapkan bahwa para pemain sudah kembali menunjukkan semangat dan kebahagiaan dalam sesi latihan resmi.
“Di sesi official training, kondisi anak-anak mulai baik. Mental bertanding mereka happy lagi. Semoga ini jadi modal positif kami melawan Persiraja,” ujar Bejo.
Meski demikian, ia menyoroti kebugaran pemain sebagai aspek yang perlu ditingkatkan. “Sebelum laga melawan PSIM, fokus kami sempat terpecah. Tapi kami bersyukur tidak kalah dengan defisit lebih dari satu gol,” tambahnya.
Deltras FC saat ini menghadapi tantangan berat akibat sanksi larangan penonton hingga akhir musim serta absennya beberapa pemain akibat insiden kericuhan saat melawan Persibo. Bejo mengakui, situasi ini memengaruhi kedalaman skuad timnya.
“Di babak grup kemarin, kami cukup sering melakukan rotasi pemain, jadi kami harus terbiasa. Walaupun secara taktikan kami merasa kehilangan pemain itu, tapi kami harus menerima konsekuensinya,” tegas Bejo.
Namun, Bejo memuji semangat kekeluargaan yang terjalin di antara para pemainnya. “Setelah laga melawan PSIM kemarin, anak-anak berkomunikasi lebih kekeluargaan lagi. Alhamdulilah hasilnya positif,” jelasnya.
Dalam laga melawan Persiraja, The Lobster menargetkan kemenangan untuk membuka peluang lolos dari 8 besar. Persiapan meliputi aspek fisik, mental, dan taktik menjadi fokus utama tim.
“Kami persiapkan pertandingan seperti laga lainnya. Yakni fisik, mental, dan taktikal,” ujar Bejo, optimistis.
Pertandingan melawan Persiraja Banda Aceh diharapkan menjadi momentum kebangkitan Deltras FC, meski harus bertanding tanpa dukungan langsung dari suporter di stadion. [way/beq]






