Jember (beritajatim.com) – Pasangan suami istri Slamet (58) dan Imro’atul Jamilah (56), warga Dusun Watukebo, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, yang tenggelam di sungai Bengawan, Rabu (15/1/2025) sore, akhirnya ditemukan tim SAR gabungan.
Tim SAR menemukan jenazah Imro’atul Jamilah lebih dulu di muara sungai menuju Pantai Payangan pada hari kedua pencarian, Kamis (16/1/2025). Slamet baru ditemukan sehari kemudian, Jumat (17/1/2025).
“Jenazah Pak Slamet ditemukan di dekat jembatan Gantung Dusun Brego, Desa Sumberjo, Ambulu,” kata anggota Kepolisian Sektor Ambulu, Ajun Inspektur Dua Eka Bhakti. Jarak ditemukannya jenazah dengan lokasi tenggelam sekitar enam kilometer.
Slamet (58) dan Imro’atul Jamilah (56) tenggelam saat menyeberang sungai Bengawan dengan menggunakan rakit. Mereka dalam perjalanan pulang setelah menggarap ladang jagung di hutan selatan desa. Tidak ada jembatan di sana, karena jembatan terdekat ada di daerah Blater yang jauh dan mengharuskan mereka berjalan memutar.
Arus sungai sedang deras. Saat hampir sampai di tepi, mendadak rakit yang mereka tumpangi miring. Jamilah kehilangan keseimbangan dan tercebur ke sungai.
Slamet berusaha menolong istrinya. Namun arus sungai terlalu deras, sehingga dia ikut hanyut pula. [wir]






