Jember (beritajatim.com) – Persid, klub sepak bola asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, berharap menjadi tuan rumah Babak 32 Besar kompetisi Liga 4 Zona Jawa Timur 2025. Mereka ingin kembali ke Liga 3.
Persid akan bergabung dengan Grup AA pada Babak 32 Besar bersama Persewangi (juara Grup A), Persebo 1964 (runner up Grup B), dan Persesa Sampang (runner up Grup D).
Achmad Jainuri, asisten pelatih Persid, berharap bisa kembali menjadi tuan rumah di babak berikutnya. “Anak-anak akan berlatih lagi Senin (13/1/2025). Mudah-mudahan kami bisa jadi tuan rumah lagi, karena saya lihat di zona ini, fasilitas stadion dan lapangan kami yang terbaik,” katanya.
Manajer Persid Sholahuddin Amrulloh sudah mengirimkan pengajuan diri untuk menjadi tuan rumah pertandingan Grup AA yang rerncananya digelar mulai pada 19 Januari 2025. “Kami masih menunggu lampu hijau Asprov,” katanya.
Persid berharap mencetak prestasi lebih baik daripada Liga 3 2023-24. Saat itu mereka sukses menembus 16 Besar Zona Jawa Timur. Namun kebijakan PSSI yang menambah level kompetisi membuat Persid harus turun ke Liga 4.
“Kami diturunkan paksa karena regulasi. Tapi kami berharap bisa tampil lebih baik daripada musim kemarin. Kami tetap optimistis, bersama-sama bersinergi dan berkolaborasi, kami akan bisa berprestasi,” kata Sholahuddin.
Persid mengawali babak penyisihan dengan baik. Tergabung dalam Grup C Zona Jawa Timur bersama Persipro 1954 Probolinggo, Persekap Kota Pasuruan, dan PSIL Lumajang, Persid meraup tujuh angka dari dua kali kemenangan dan satu hasil imbang di Stadion Jember Sport Garden.
Persid melewati pertandingan perdana dengan menghajar Persekap 4-0, Sabtu (4/1/2024) sore. Masing-masing gol dicetak Mohammad Hunaifi Azizi Hidayatullah pada menit 11, Mohammad Alfi Syahr Afadilah Fathir (47), Ahmad Dedi (68), dan Mohammad Dzulfikar Maliki (77).
Langkah anak-anak asuhan Misnadi Amrizal ini sempat tertahan pada pertandingan kedua, Selasa (7/1/2025). Gelandang Persid Ahmad Dedi mencetak satu-satunya gol Persid dalam pertandingan yang berakhir 1-1 melawan Persipro.
Persid memastikan posisi juara grup setelah mengalahkan PSIL Lumajang 2-0, Kamis (9/1/2025). Dua gol Persid dicetak pemain asal Lumajang, David Septian Ahmad Fahrezi pada menit 37 dan Mohammad Alfi Syahr Afadilah Fathir pada menit 79.
Sholahuddin Amrulloh bangga dengan hasil yang dicapai para pemain. “Kami seribu persen siap menghadapi Liga 4. Manajemen percaya terhadap jajaran pelatih, walau 50 persen pemain kami baru,” katanya.
Persiapan Persid kali ini cukup matang. “Kami sudah berlatih sejak akhir Oktober 2024. Waktu itu tidak ada pemain senior. Tapi dalam meeting terakhir dengan Asprov Jatim, diperbolehkan ada tujuh pemain senior. Akhirnya kami datangkan pemain-pemain senior untuk memperkuat tim,” kata Jo, sapaan akrab Sholahuddin.
Manajemen mendatangkan enam pemain senior, yakni Ajudya Eka Kurniawan (bek kanan dan kapten), Mohammad Hunaifi Azizi Hidayatullah (gelandang), Danang Suprayitno (bek), Mochamad Nur Samsi (gelandang bertahan), Guntur Eko Saputro (penjaga gawang), Rafli Ramadhan (penyerang).
Dukungan datang dari Pemerintah Kabupaten Jember melalui bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2025 sebesar Rp 962 juta. “Liga 4 ini event istimewa. Kami berharap Persid melaju terus dan bisa menang,” kata Bupati Hendy Siswanto.
Hendy percaya Persid akan melaju. “Kita biasa juara. Kita tempat sang juara. Pertama, kita sudah mendapatkan satu poin dengan (babak awal) kompetisi diletakkan di Jember. Ini rumah kita. Artinya kemenangan di depan mata,” katanya.
Semua tim yang tergabung di Grup C mengakui kehebatan Persid. “Kami akui pertahanan Persid solid,” kata Risdianto Prasetyo, kapten Persipro 1954.
Kini Persid harus melampaui tradisi. Tak hanya berhenti di Zona Jawa Timur, tapi juga menembus putaran nasional agar bisa naik kasta ke Liga 3. Peluang ini cukup besar, mengingat PSSI Asprov Jatim menginginkan Jatim mendapat jatah enam tim untuk tampil di babak nasional. [wir]






