Surabaya (beritajatim.com) – Seorang perempuan di Surabaya ditinggal oleh mempelai pria saat akad nikah. Karena sudah terlanjur hadir tamu undangan, posisi mempelai pria digantikan oleh sepupunya sendiri.
Mempelai wanita yang ditinggal itu adalah Tsaniyya Asmara Sutjipto warga Tambaksari. Lewat akun Tiktok @oteiyeng ia membagikan kisah batalnya pernikahan dengan mempelai pria.
Cerita batalnya pernikahan Tsaniyya juga diunggah oleh akun @wahyuyogie yang merupakan sepupu dari Tsaniyya. Ia yang berperan sebagai pengganti mempelai pria.
“Disini saya jadi peran pengganti sepupu nikah tanpa mempelai pria, kabur karena menghamili orang,” tulis akun TikTok @wahyuyogie, dalam unggahannya.
Diwawancarai, Tsaniyya Asmara Sutjipto (26), membenarkan kejadian yang viral di media sosial itu. Ia menjelaskan mempelai pria yang meninggalkan acara akad nikah itu adalah RAS (26). Pernikahannya disebut gagal karena menjelang hari pernikahan, RAS menghamili seorang perempuan.
“Hari H-3 saya disuruh ke rumah dia (mempelai pria). Ternyata disana sudah ada orangtua perempuan yang hamil itu,” kata Tsaniyya, ketika ditemui di rumahnya, Sabtu (11/01/2025).
Sempat kaget dan shock mendengar kabar itu. Tsaniyya berharap pernikahannya tetap digelar, Minggu (29/12/2024). Namun, mempelai pria yang awalnya menjanjikan datang, akhirnya tidak menghadirinya.
“H-1 kami masih telponan, tapi paginya sudah tidak bisa dihubungi pas mau ke gedung (pernikahan). Orang Tuanya juga bilang ‘mas ininya masih belum pulang dari beli nasi goreng semalam’,” ujarnya.
Tangis Tsaniyya pun pecah, ketika memberitahu Kantor Urusan Agama (KUA) kalau pernikahannya batal. Lalu, sepupunya, Wahyu Yoga (22), memutuskan menemaninya di pelaminan.
“Karena di keluarga saya kan cewek semua, sepupu laki ya dia saja. Sedangkan keluarga saya itu sayang banget ke saya, akhirnya dia langsung bilang ‘aku saja kak (di pelaminan),” ucapnya.
Akhirnya, Tsaniyya dan sepupunya tersebut menyapa setiap tamu yang menghadiri pernikahan tersebut. Dia berusaha memberitahu kalau pernikahannya telah dibatalkan. Ditanya terkait dengan kemungkinan Tsaniyya melakukan proses hukum, pihaknya masih mengkaji permasalahan ini.
“Kalo masalah hukum masih kita pikir lagi. Sementara saya mau nenangin diri terlebih dahulu,” pungkasnya. (ang/ted)






