Tuban (beritajatim.com) – Sebuah video yang beredar menunjukkan masyarakat ring 1 Pabrik PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tuban mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas bongkar muat batu bara di pelabuhan perusahaan. Keluhan tersebut langsung direspon oleh PT SBI pada Senin (6/1/2025).
Corporate Communication Region 3 PT SBI, Ario Patra Nugraha, menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Minggu (5/1/2025). Saat itu, sebuah tongkang batu bara yang dioperasikan oleh mitra PT Anugerah Bersama bersandar dalam kondisi muatan terbakar.
“Muatan terbakar disebabkan oleh cuaca buruk yang memaksa tongkang bersandar beberapa kali. Masa pengiriman yang terlalu lama memicu reaksi oksidasi atau combustion, sehingga asap batu bara terbawa angin ke lingkungan masyarakat sekitar pelabuhan,” jelas Ario.
Penanganan dan Komitmen Lingkungan
Ario menyatakan bahwa tim PT SBI bersama awak tongkang segera menangani insiden tersebut dengan pemadaman dan pengawasan intensif untuk memastikan situasi aman dan kondusif.
“Penanganan dilakukan secara optimal hingga pembongkaran batu bara dapat dilakukan dengan aman,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ario menegaskan bahwa PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) berkomitmen menjalankan operasional dengan memastikan kesehatan, keselamatan, dan kenyamanan bagi karyawan, kontraktor, serta masyarakat di sekitar area pabrik.
“Kami juga mematuhi seluruh peraturan yang berlaku dan terus menjalankan manajemen lingkungan yang berkelanjutan,” pungkasnya. [ayu/but]






