Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah kios gas elpiji 3 kilogram di Desa Dungmiri, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, terbakar pada Kamis (02/01/2025) sekitar pukul 16.45 WIB. Insiden ini sempat menarik perhatian warga yang melintas di jalan raya tempat kios tersebut berada.
Dalam video yang beredar, terlihat kios elpiji tersebut dilalap api. Kebakaran itu menghasilkan kepulan asap hitam tebal yang membubung ke udara. Di depan kios, terdapat dispenser bahan bakar Pertamini yang untungnya berhasil diselamatkan oleh warga.
Api dengan cepat melahap bagian dalam kios yang difungsikan untuk penjualan gas elpiji 3 kilogram, air isi ulang, dan bahan bakar Pertamini. Kios tersebut diketahui milik Nur Azis (40 tahun), warga setempat. Saat kejadian, warga sekitar yang panik mencoba memadamkan api dengan menggunakan air dari depot isi ulang di kios tersebut.
Menurut keterangan saksi, kebakaran diduga disebabkan percikan api dari raket nyamuk yang mengenai tabung gas elpiji bocor. Namun, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut.
“Menurut pemilik kios, api berasal dari raket nyamuk yang memercik ke tabung gas bocor. Akibatnya, tiga motor terbakar, sementara mobil berhasil diselamatkan warga,” kata Suraji, warga setempat.
Mobil pemadam kebakaran milik pemerintah setempat tiba tepat waktu di lokasi untuk melakukan pembasahan dan memastikan api benar-benar padam.
“Kami tiba di lokasi setelah warga berhasil memadamkan api. Kami hanya melakukan pembasahan untuk mencegah api menyala kembali,” kata Heri Santoso, Anggota Pemadam Kebakaran Ngawi.
Meskipun warga berhasil menyelamatkan satu unit mobil dan dispenser Pertamini, tiga sepeda motor, termasuk satu motor listrik, hangus terbakar.
“Terjadi kebakaran di kios elpiji. Tiga motor hangus terbakar. Penyebab dan kerugian masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Karangjati, AKP Sugeng Wahyudi. [fiq/ian]






