Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster tak ingin gegabah menatap putaran kedua BRI Liga 1. Usai kalah dari Bali United, ia tak perlu menunggu waktu lama untuk melakukan evaluasi kepada para pemainnya di Surabaya. Terlebih pada 11 Januari 2025, skuad Bajul Ijo sudah akan memulai putaran kedua dengan mengawalinya kontra tuan rumah PSS Sleman.
Dikatakan Munster, PSS tentu akan melakukan perubahan dengan merombak pemain lamanya dengan yang baru, kebangkitan ini yang perlu diwaspadai timnya.
“Saya sudah lihat situasinya. Kami akan lihat, karena PSS juga akan melakukan perubahan, dengan bawa pemain baru juga. Mungkin membawa pemain lokal baru juga,” ungkap Munster.
Juru taktik asal Irlandia Utara ini mengungkapkan, Persebaya juga akan melakukan perubahan bukan hanya dari kualitas namun juga dari komposisi pemain sembari menunggu dibukanya bursa tranfer untuk putaran kedua. Ia mengaku sudah membidik beberapa nama pemain baru untuk mengisi tim berjuluk Green Force ini, namun enggan menyebutkan siapa saja pemain-pemain anyar tersebut.
“Pemain kami juga berubah, tetapi saya pikir semua tim akan melakukan perubahan memasuki paruh kedua, termasuk kami. Kami masih punya waktu. Bagi saya, evaluasinya jelas dan mudah,” ungkapnya.
Pada putaran kedua, menurut Munster para pemain seharusnya lebih paham untuk melakukan perubahan dan menyesuaikan skema yang dimiliki pelatih.
“Kami masih punya waktu. Bagi saya, evaluasinya jelas dan mudah. Para pemain paham untuk bekerja ke arah sana dan kami tetap memainkan skema yang kurang lebih sama. Kami kalah 2 kali dari 17 laga. Saya pikir sejauh ini baik,” imbuhnya. [way/aje]






