Pamekasan (beritajatim.com) – Madura United FC resmi melepas pemain asing asal Jepang, Yokoso Noriki Akada karena dinilai gagal bersaing dengan pemain lain dalam skuat berjuluk Laksar Sape Kerrab.
Pemain bernomor punggung 7 dalam tim kebanggaan suporter Madura Bersatu, relatif jarang mendapatkan kesempatan merumput, baik saat dinahkodai Widodo Cahyono Putro, maupun pelatih anyar Paulo Meneses.
Bahkan sejak didatangkan pada awal musim hingga memasuki pekan ke-15 Liga 1, pemain dengan tinggi 170 centimeter (cm) baru mencatatkan 155′ menit bermain. “Per hari ini, Noriki Akada tidak berseragam loreng merah putih lagi,” kata Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBB), Annisa Zhafarina, Selasa (17/12/2024).
“Ia (Noriki Akada) berpisah dengan tim untuk mencari pelabuhan baru, demi melanjutkan karirnya di sepakbola. Sukses selalu dan terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan ini,” pungkasnya.
Seperti diketahui, musim ini sektor tengah Madura United diisi sebanyak 12 pemain, sebanyak empat pemain di antaranya termasuk Noriki Akada merupakan pemain asing. Seperti duo Brasil, Iran da Conceição Gonçalves Júnior dan Luiz Marcelo Morais dos Reis alias Lulinha, serta gelandang asal Belanda, Jordy Wehrmann.
Sementara delapan pemain lainnya merupakan pemain lokal, yakni Andi Irfan, Arsa Ramadan Ahmad, Feby Ramzi Wirawan, Ilhamsyah, Hanis Sagara Putra, Kemaluddin, Sandi Arta Samosir, serta Taufany Muslihuddin.
Sementara saat ini posisi Madura United berada di zona merah klasemen, tepatnya di daerah klasemen sementara dengan torehan 6 poin berkat hasil sekali menang, 3 kali imbang, serta 11 laga lainnya berakhir dengan kekalahan dari 15 laga yang dijalani. [pin/ted]






