Sumenep (beritajatim.com) – Pencarian Tri Hernanto (51), warga Banyumanik, Kota Semarang, nahkoda Kapal Cargo MV Bahtera Mega yang tenggelam di Perairan Karamian, Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep, terhambat cuaca.
“Lokasi kejadian tenggelamnya kapal sekitar 143 mil dari dermaga Satpolairud Kalianget, sehingga sulit untuk menjangkau area kejadian,” kata Plt Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Rabu (11/12/2024).
Tingginya ombak dan kencangnya angin di sekitar lokasi kejadian menyulitkan pencarian terhadap korban. Ketinggian gelombang saat ini mencapai 2,45 meter dan kecepatan angin mencapai 33 knot.
“Tim SAR gabungan masih berusaha melakukan pencarian terhadap korban hilang. Tapi belum membuahkan hasil. Pencarian korban terhambat cuaca buruk,” ujar Widiarti.
Kapal Cargo MV Bahtera Mega dari Tanjung perak Surabaya menuju Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara, tenggelam di Perairan Karamaian Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep Madura pada Selasa (10/12/2024) dini hari. Tenggelamnya kapal itu diduga akibat cuaca buruk. Beruntung ABK bisa diselamatkan oleh TB Osana 99 yang tengah melintas.
Kapal cargo tersebut mengangkut 21 anak buah kapal (ABK). 20 orang selamat, dan saat ini berada di Kantor Pelabuhan Karamaian Masalembu. Sedangkan 1 ABK yakni nahkoda kapal atas nama Tri Hernanto (51), masih belum ditemukan.
“Kami terus melakukan koordinasi dengan UPP Kelas III Masalembu, Basarnas Pos SAR Sumenep dan TNI AL. Untuk upaya pencarian korban, kami juga dibantu nelayan setempat,” terang Widiarti. [tem/beq]






