Situbondo (beritajatim.com) – KLM Fajar Lorena tenggelam di perbatasan perairan Sepudi dan Situbondo. Informasi tersebut sampai di Pelabuhan Jangkar, Minggu (8/12/2024).
Tim SAR Gabungan beranggotakan BPBD, Basarnas, TNI AL, Satpolairud, KSOP, Polsek dan Koramil Jangkar lantas melakukan penyisiran di lokasi kejadian. Terdapat dua kapal patroli kapal patroli KN.P 498 milik KSOP panarukan dan KLM Barokah berada di lokasi dan sejumlah kapal lainnya.
Beruntung saat kejadian, terdapat kapal tangker KM. Max Tango Berlian milik Pertamina. Sehingga, para penumpang KLM Fajar Lorena berhasil diselamatkan dan dibawa ke Pelabuhan Jangkar.
Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, menjelaskan jumlah penumpang sebanyak 61 orang. Mereka terdiri dari 51 orang dewasa dan 10 anak-anak.
“Para penumpang yang telah dievakuasi diberikan perawatan oleh petugas Nakes RSUD Asembagus, Puskesmas Jangkar, Asembagus, Banyuputih dan Tim Nakes Polres Situbondo” terangnya.
Selain itu, kata Kapolres Rezi, Sementara dari data tersebut terdapat korban meninggal dunia 2 orang, 1 proses pencarian dan 1 rawat jalan. Para penumpang kemudian dilakukan pendataan dan pemeriksaan medis diruang tunggu Pelabuhan Jangkar.
“Untuk korban meninggal, 1 orang sudah dibawa keluarga ke Sepudi dan 1 orang lagi warga Tenggir sudah dibawa pihak keluarga, 1 orang rawat jalan dan 1 orang proses pencarian oleh Tim SAR,” pungkasnya. [rin/beq]






