Mojokerto (beritajatim.com) – Emak-emak warga Kabupaten Mojokerto meninggal dunia terlindas truk kontainer nopol W 9785 UZ usai menjemput anaknya sekolah. Korban bernama Ernanik (44) meninggal tepat di depan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jatim di Jalan Raya Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto.
Kecelakaan lalu-lintas yang melibatkan sejumlah kendaraan ini terjadi pada, Kamis (5/12/2024) sekitar pukul 10.30 WIB. Korban warga Desa Gayam, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto ini dibonceng sang anak SRY mengendarai sepeda motor Honda Scoopy nopol S 4814 PL.
Keduanya yang tak menggunakan helm ini berjalan dari barat ke timur atau dari Kota Mojokerto ke Mojosari. Sampai di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai siswa Sekolah Menengah (SMP) di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto ini berusaha mendahulu motor roda tiga nopol S 8102 NC.
Saat mendahului motor roda tiga nopol S 8102 NC yang dikendarai Lukman Harianto (47) warga Desa Talok, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto dari sisi kanan, sepeda motor korban menyenggol sisi kiri truk kontainer nopol W 9785 UZ yang kendarai Sulistio (40) dari arah berlawanan.
SRY jatuh ke kiri dan selamat, sementara korban terjatuh ke kanan masuk ke kolong truk kontainer yang dikendarai warga Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Akibatnya, korban terlindas ban belakang truk kontrainer dan tewas di lokasi kejadian.
Anggota Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto yang datang ke lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Usai dilakukan identifikasi, jenazah korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Prof dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
Salah satu warga, Al Hadad (24) mengatakan, kejadian kecelakaan lalu-lintas tersebut berlangsung cepat. “Saya dari warung kok macet ternyata ada kecelakaan. Ibunya tergeletak di kolong truk, sudah meninggal. Korban pulang jemput anaknya sekolah, yang membonceng korban anaknya. Dia (SRY) luka ringan,” ungkapnya. [tin/beq]






