Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pejalan kaki tertabrak truk Fuso gandeng nopol S 9178 UW di Jalan Raya Desa Ngranggon, Kecamatan Bangsal, Kabupateb Mojokerto. Akibatnya, korban terjepit diantara body truk Fuso gandeng dan bangunan toko besi tua.
Kecelakaan lalu-lintas di jalur provinsi tersebut terjadi pada, Rabu (4/12/2024) sekira pukul 15.00 WIB. Kecelakaan lalu-lintas tersebut melibatkan dua kendaraan yakni mobil Daihatsu Terios nopol S 1542 QL, truk Fuso gandeng nopol S 9178 UW serta penjalan kaki, Achmad Bisri.
Kecelakaan bermula saat mobil Daihatsu Terios nopol S 1542 QL yang dikemudikan Moch Arfian Bachrul Ulum (25) warga Dusun Bogo, Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk berjalan dari arah berjalan dari arah barat ke timur atau dari Kota Mojokerto ke Mojosari.
Sementara truk Fuso gandeng nopol S 9178 UW yang dikemudikan Ryan Agus Purwanto (24) warga Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang berjalan dari arah berlawanan. Sampai di lokasi kejadian, mobil Daihatsu Terios nopol S 1542 QL yang diduga pecah ban depan sebelah kanan.
Mobil kemudian oleng ke kanan dan menabrak truk Fuso gandeng nopol S 9178 UW yang berjalan dari arah timur. Truk Fuso gandeng nopol S 9178 UW tersebut oleng ke kanan dan menabrak pejalan kaki dan bangunan toko besi tua yang berada di bahu jalan sebelah utara.
Akibatnya korban pejalan kaki, Achmad Bisri (52) warga Desa Mojotamping, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto terjepit diantara body truk Fuso gandeng nopol S 9178 UW dan bangunan toko besi tua. Proses evakuasi berjalan dramatis hingga akhirnya korban berhasil dievakuasi.
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Ridho Rinaldo Harahap mengatakan, korban dibawa ke Rumah Sakit Sido Waras untuk menjalani perawatan. “Kecelakaan terjadi diduga karena kurang hati-hatinya pengemudi mobil Daihatsu Terios,” ungkapnya.
Pengemudi mobil Daihatsu Terios nopol S 1542 QL diduga saat mengemudi tidak mengecek kelayakan ban kendaraannya sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan. Untuk itu, Kasat menghimbau para pengendara untuk melakukan pengecekan komponen mobil.
“Dihimbau kepada para pengendara untuk melakukan pengecekan komponen mobil sebelum melalukan perjalanan, salah satunya cek kondisi ban. Baik secara fisik dan tekanan ban,” tegasnya. [tin/kun]






