Gresik (beritajatim.com) – Sebuah rumah di Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik, hangus terbakar pada Senin (2/12/2024) pukul 23.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik, menyebabkan kerugian material yang cukup besar dan membuat pemilik rumah, Kasmianto (60), pingsan akibat syok melihat kediamannya dilalap api.
Menurut keterangan saksi, Mega, tetangga korban, api pertama kali terlihat membesar di ruang tengah rumah.
Sebagian besar bangunan yang terbuat dari kayu mempercepat penyebaran api. “Api sangat cepat membesar. Saya khawatir akan merambat ke rumah lain, sehingga langsung menghubungi Posko Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik di Driyorejo,” ungkap Mega.
Warga setempat segera mengevakuasi Kasmianto dan keluarganya keluar dari rumah untuk menghindari bahaya. Beberapa menit kemudian, tim Damkarla Gresik tiba di lokasi dengan satu unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil suplai air. Sebanyak lima personel dikerahkan untuk memadamkan api.
“Kami membutuhkan waktu lebih dari dua jam untuk menjinakkan kobaran api. Setelah itu, dilakukan pembasahan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” jelas Faical Irhansyah, petugas piket Damkarla Gresik.
Pemilik rumah yang sempat pingsan langsung mendapatkan penanganan medis dari tim kesehatan. Hingga berita ini ditulis, kerugian material akibat kebakaran masih dalam pendataan. Petugas juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik guna mencegah kejadian serupa. (ted)






