Jember (beritajatim.com) – Muhammad Fawait, calon bupati nomor urut 2, masih menyinggung isu kemiskinan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dalam pidato pembukanya pada debat antar pasangan calon kepala daerah putaran ketiga, di Hotel Cempaka Hill, Sabtu (23/11/2024) malam.
Tema utama debat itu sendiri adalah strategi pemajuan budaya dan ketahanan sosial di Kabupaten Jember, dengan subtema debat kearifan lokal, keadilan gender, ekonomi kreatif, dan pembentukan karakter.
Menurut Fawait, kemiskinan adalah masalah yang belum teratasi di Jember. “Di saat Indonesia kemiskinannya turun, di saat Jawa Timur kemiskinannya turun, justru Jember kemiskinannya naik. Maka ini adalah masalah kita bersama,” katanya.
Fawait yakin Bupati Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Muhammad Balya Firjaun Barlaman telah berbuat terbaik. “Tapi saya dan Pak Djoko mohon diberi kesempatan untuk memecahkan masalah ini. Kemiskinan harus kita entaskan secepat-cepatnya,” katanya.
Salah satu upaya menekan angka kemiskinan itu, menurut Fawait, melalui sektor pariwisata. “Pariwisata bisa maju kalau sektor budaya juga dilibatkan. Sebuah daerah, sebuah negara, akan maju ketika kebudayaannya maju, pariwisatanya maju,” katanya.
Fawait menyoroti turunnya jumlah wisatawan di Jember pada 2023 dibandingkan 2019. “Maka saya dan Pak Djoko bertekad bersama-sama, bekerja bersama-sama, untuk menurunkan angka kemiskinan,” katanya.
Muhammad Fawait dan Djoko Susanto diusung dan didukung tujuh partai parlemen dan delapan partai non parlemen. Sementara lawan mereka, \Hendy Siswanto dan Muhammad Balya Firjaun Barlaman, diusung PDI Perjuangan. [wir]







2 Komentar
Cabup yg blm jadi umbar janji setinggi langit agar masyarakat terbuai dan memilihnya, pas jadi byk Bohongnya. Ingat jaman Faida jln2 rusak hpr diseluruh jbr. Hendy dgn anggaran terbatas bs muluskan jln dan angkat umkm jg naikkan kesejahteraan warga jbr.
Cabup yg blm jadi umbar janji setinggi langit agar masyarakat terbuai dan memilihnya, pas jadi byk Bohongnya. Ingat jaman Faida jln2 rusak hpr diseluruh jbr. Hendy dgn anggaran terbatas bs muluskan jln dan angkat umkm jg naikkan kesejahteraan warga jbr.