Gresik (beritajatim.com) – Pasangan calon (Paslon) Yani-Alif berjanji membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya jika terpilih sebagai Bupati-Wakil Bupati Gresik 2024. Hal ini disampaikan paparan visi dan misk kedua di salah satu hotel berbintang di Gresik, Rabu (20/11/2024).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Dari 1,3 juta penduduk setempat, tingkat pengangguran terbuka atau TPT ada 6,8 persen. Kondisi ini berbanding terbalik Gresik yang dinobatkan sebagai kota industri dan investasi.
Terkait dengan ini, Yani-Alif menuturkan, selama tiga tahun memimpin sebelum mencalonkan kembali. Penyerapan tenaga kerja itu ada dan nyata. Hal ini yang harus dimanfaatkan oleh masyarakat Gresik. “Sudah ada warga Gresik yang bekerja di Kawasan Ekonomi Khusus, atau KEK. Hal itu juga diatur di perda nomor 7 tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan,” tuturnya.
Perda itu lanjut Yani-Alif, menjadi kunci memprioritaskan warga lokal memperoleh pekerjaan. Cuma bagaimana tinggal mempunyai kemampuan dan potensi.
“Kami berjanji warga yang ber-KTP Gresik kami prioritaskan mendapat pekerjaan. Baik itu memperbanyak job fair yang di-screening sesuai kebutuhan dari perusahaan. Serta menambah sertifikasi pelatihan yang berstandar nasional,” urainya.
Sementara Cawabup Asluchul Alif menyatakan dirinya pasangannya akan membuat program mendata based perusahaan yang di Gresik. Langkah ini dilakukan untuk mempermudah bagi warga yang mencari pekerjaan. “Yani-Alif berkomitmen bagaimana warga Gresik bisa bekerja di tanah kelahirannya sendiri,” tandasnya. [dny/kun]







3 Komentar
Sebelumnya pernah nggak ya?
🤣🤣🤣 lagu lama…banyak janji
kepet