Surabaya (beritajatim.com) – Pilkada Jawa Timur 2024 diprediksi masih berlangsung dinamis meski survei Polbrain menunjukkan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak unggul dengan elektabilitas 49,3 persen, disusul oleh Tri Rismaharini-KH Zahrul Azhar Asumta (Gus Hans) dengan 35,2 persen. Sementara pasangan Luluk Nurhamidah-Lukmanul Khakim berada di angka 5,3 persen, dan 10,2 persen responden belum menentukan pilihan (undecided voters).
Direktur Eksekutif Polbrain, Airlangga Pribadi Kusman, menegaskan bahwa Pilkada Jatim masih sangat terbuka hingga hari pencoblosan pada 27 November 2024.
“Meskipun Khofifah-Emil berada di posisi teratas, situasi tetap dinamis. Fokus publik memang mengerucut pada dua pasangan utama, tetapi pemilih undecided dan swing voters masih menjadi kunci kemenangan,” ujarnya, Jumat (15/11/2024).
Survei Polbrain yang dilakukan pada 18-23 Oktober 2024 terhadap 1.000 responden di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur menunjukkan bahwa 10,2 persen responden belum menentukan pilihan. Sementara, 44,3 persen dari pemilih yang sudah menentukan pilihan menyatakan masih mungkin berubah.
“Pemilih yang belum menentukan pilihan ini menjadi target utama kedua pasangan. Selain itu, swing voters yang jumlahnya signifikan adalah medan pertempuran penting di sisa waktu yang ada,” jelas Airlangga.
Meski tertinggal jauh, pasangan Luluk-Lukman dinilai tetap memiliki peluang untuk memengaruhi hasil Pilkada, terutama melalui optimalisasi basis suara Nahdliyin. “Basis suara Luluk-Lukman beririsan dengan Khofifah. Jika mereka mampu memaksimalkan jaringan, suara Khofifah berpotensi tergerus,” tambah Airlangga.
Airlangga menyebutkan bahwa kedua pasangan utama, Khofifah-Emil dan Risma-Gus Hans, harus memanfaatkan sisa waktu untuk memperkuat strategi di lap terakhir. “Pertanyaannya, apakah Risma-Gus Hans mampu mengejar ketertinggalan atau Khofifah-Emil justru semakin memperkokoh posisi mereka?” katanya.
Dengan sisa waktu kurang dari dua minggu, situasi Pilkada Jatim tetap sulit diprediksi. Perebutan suara undecided dan swing voters menjadi kunci utama dalam menentukan pemenang. [beq]






