Sidoarjo (beritajatim.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah saksi dalam kasus korupsi hibah Pokmas DPRD Jawa Timur di lantor BPKP Jawa Timur di Juanda Senin (11/11/2024).
Selain Calon Bupati Sidoarjo Achmad Amir Aslichin, Ketua Tim Pemenangan Paslon Subandi-Mimik (BAIK) Adam Rusydi juga turut diperiksa dalam pengembangan kasus tersebut.
Tim penyidik KPK memanggil tujuh anggota DPRD Provinsi Jawa Timur periode 2019—2024 sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi dana hibah untuk kelompok masyarakat (pokmas) dari APBD Provinsi Jawa Timur 2021-2022.
Sejumlah anggota DPRD Jawa Timur periode 2019-2024 dihadirkan dalam pengembangan itu yakni, Achmad Amir Alsichin, Adam Rusydi, Aditya Halidra Faridzky, Agatha Retnosari, Agung Supriyanto, dan Ahmad Athoillah.
Mantan Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Jatim Hudiyono, berserta pihak swasta bernama Fujika Senna Oktavia, Aji Damar Prasojo, Wempi Sugianto, dan Rendra Wahyu Kurniawan juga turut dipanggil dalam pengembangan itu.
Sementara itu, Cabup Sidoarjo nomor urut 2 Achmad Amir Aslichin mengaku kedatangannya untuk memenuhi panggilan KPK dan membantu memperlancar proses penyidikan terhadap tiga tersangka.
“Saya datang memenuhi panggilan KPK dan membantu memperlancar penyidikan tiga tersangka yakni, KS, AS dan AI,” kata Amir Aslichin Selasa (12/11/2024).
Pihaknya juga menegaskan, KPK bakal memanggil seluruh mantan dan anggota DPRD selama periode kasus hibah Pokmas tersebut. Ia mengaku tetap kooperatif dalam membantu KPK melakukan pengembangan kasus tersebut.
Sementara itu, anggota DPRD Jatim yang juga Ketua tim Pemenang Paslon Subandi-mimik Adam Rusydi membenarkan jika pihaknya turut datang dalam pemeriksaan KPK tersebut.
Dia mengatakan, menerima permintaan sebagai saksi oleh KPK dan materi yang ditanyakan disebut normatif dan mendasar terkait hibah Pokmas itu.
“Kami menerima permintaan pemeriksaan sebagai saksi, yang ditanyakan yang hal mendasar saja seputar proses hibah. Intinya kami mendukung proses hukum berjalan,” terang Adam kepada wartawan. (isa/ted)







6 Komentar
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wah yg terima pokmas deredeg
Assalamualaikum wr.wb
Kami sebagai warga sampai saat ini masih belum punya calon pilihan CABUP.
Dikarenakan minim sosialisasi pada masyarakat desa² se Sidoarjo. Padahal pilbup sudah dekat, khawatir banyak yang GOLPUT. Demikian sorotan jami
Sidoarjo ohh Sidoarjo
Bersihkan korupsi terlibat dana hibah miskinkan unt kekayaan rakyat