Surabaya (beritajatim.com) – Deltras FC akan kembali menggunakan Stadion Gelora Delta Sidoarjo dalam laga putaran kedua Liga 2 Indonesia melawan Persela Lamongan pada Jumat, 15 November 2024.
Ronny Suhatril, COO Deltras FC, mengungkapkan bahwa stadion ini telah selesai direnovasi oleh Kementerian PUPR. Beberapa pihak, termasuk tim manajemen Deltras FC, Panitia Pelaksana (Panpel), Ditpamobvit Polda Jatim, PPK Kementerian PUPR, Waskita, Polresta Sidoarjo, RS Mitra Keluarga Waru, Disporapar Sidoarjo, dan BPBD Sidoarjo, sudah meninjau langsung kondisi terbaru Stadion Gelora Delta.
Sebagai catatan, Risk Assessment pertama untuk Stadion Gelora Delta dilakukan pada tahun 2022, setelah tragedi Kanjuruhan. Semua stadion yang direnovasi wajib melalui tahapan risk assessment guna memastikan keamanan dan kelayakannya.
Mengikuti jadwal Liga 2, Deltras FC akan menjamu Persela Lamongan pada laga perdana di putaran kedua ini, Jumat (15/11). Manajemen terus bekerja keras untuk memenuhi semua persyaratan yang diperlukan.
“Alhamdulillah, re risk assessment Stadion Gelora Delta Sidoarjo telah selesai, dan pihak-pihak terkait telah meninjau langsung. Kami juga telah menjelaskan sejumlah titik di stadion sesuai regulasi,” ungkap Ronny.
Manajemen Deltras FC juga tetap berkoordinasi intensif dengan operator Liga 2, yakni Liga Indonesia Baru (LIB). “Dalam re risk assessment, kami telah menjelaskan detail renovasi Stadion Gelora Delta, mulai dari denah stadion, pemanfaatan ruang, hingga kondisi rumput yang baru,” tambahnya.
Setelah renovasi, Stadion Gelora Delta kini dilengkapi fasilitas berstandar FIFA, termasuk ruang khusus untuk Virtual Assistant Referee (VAR) dan tribun dengan single seat yang mengurangi kapasitas dari 25.000 menjadi 19.400 penonton. Ruang ganti pemain juga telah diperbarui dengan empat dressing room, memungkinkan dua pertandingan digelar tanpa harus menyediakan ruang tambahan.
Dengan lapangan yang kini berstandar FIFA, Stadion Gelora Delta siap mendukung laga-laga bergengsi di kompetisi Liga 2. (way/ted)






