Surabaya (beritajatim.com) – Huawei MatePad Pro 12.2 inci berhasil menawarkan pengalaman tablet flagship dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan kompetitornya.
Tablet ini hadir dengan kualitas premium yang dapat diandalkan untuk berbagai kebutuhan, baik produktivitas, hiburan, maupun kreativitas, serta desain yang memukau.
Namun, seperti biasa, ada satu pertanyaan besar yang selalu muncul di tablet Huawei: bagaimana solusi mereka terhadap ketiadaan Google Mobile Services (GMS)?
Desain dan Aksesoris: Rapi dan Fungsional
Salah satu keunggulan MatePad Pro 12.2 adalah kelengkapan aksesorisnya. Dengan harga sekitar 14 juta, Huawei menyertakan keyboard dan stylus dalam paket penjualannya.
Keyboard Huawei Glide yang nyaman dan clicky sangat mendukung pengalaman mengetik. Sayangnya, keyboard ini belum memiliki backlit, sehingga kurang ideal saat digunakan dalam kondisi gelap.
Selain itu, stylus M-Pencil di MatePad Pro juga memiliki slot khusus yang tersembunyi di balik layar untuk penyimpanan yang aman dan terkesan rapi.
Stylus ini sudah dilengkapi teknologi Nearlink untuk koneksi yang lebih stabil dan hemat daya, serta mendukung lebih dari 10 ribu tingkat tekanan.
Layar Tandem OLED dengan Paper Matte
MatePad Pro 12.2 menggunakan layar Tandem OLED yang tidak hanya hemat daya, tapi juga sangat terang, mencapai 2000 nits, lebih tinggi dari iPad Pro yang hanya 1600 nits.
Layar ini dilengkapi teknologi “paper matte” yang memberikan tekstur menyerupai kertas, baik saat disentuh langsung atau ketika menggunakan M-Pencil, menghadirkan pengalaman menggambar dan menulis yang lebih natural.
Namun, perlu dicatat bahwa layar matte seperti ini cenderung mengurangi kualitas kecerahan warna dibandingkan layar glossy, meskipun color gamut tetap tinggi.
Sisi positifnya, pantulan cahaya pada layar matte jauh lebih lembut, membuatnya lebih nyaman untuk digunakan di berbagai kondisi pencahayaan.
Performa dan Baterai
Huawei MatePad Pro 12.2 ditenagai oleh prosesor Kirin T91 yang memiliki skor AnTuTu sekitar 670 ribuan, walau hasil ini sebenarnya kurang valid karena skor GPU tidak terbaca.
Meski tidak setara performanya dengan tablet flagship kompetitor, chipset ini tetap mampu menjalankan berbagai aplikasi produktivitas hingga gaming, dengan frame rate yang cukup stabil di Mobile Legends dan Genshin Impact.
Kapasitas baterai 10,100 mAh-nya cukup untuk pemakaian seharian, dan dengan charger 100W, tablet ini dapat diisi penuh kurang dari satu jam.
Alternatif Google Mobile Services
Tidak adanya Google Mobile Services memang menjadi tantangan besar bagi pengguna di Indonesia, yang kerap mengandalkan layanan Google seperti Maps dan Gmail.
Huawei menyediakan solusi lewat AppGallery yang kini sudah memiliki beberapa aplikasi lokal seperti Grab, WhatsApp, Shopee, dan aplikasi perbankan populer. Untuk aplikasi yang tidak tersedia, pengguna bisa memanfaatkan Gbox atau membuka versi web via browser.
Namun, Gbox sebagai aplikasi pihak ketiga tidak selalu ideal karena performa yang terkadang lebih lambat atau adanya risiko keamanan.
Huawei MatePad Pro 12.2 adalah pilihan menarik bagi yang mencari tablet premium tanpa harus mengeluarkan dana besar seperti di iPad atau Samsung Tab series.
Dengan aksesoris lengkap, layar berkualitas tinggi, dan performa cukup andal untuk berbagai kebutuhan, MatePad Pro 12.2 menawarkan nilai yang sulit ditandingi. Jika Anda bisa beradaptasi dengan keterbatasan GMS, tablet ini adalah opsi flagship yang patut dipertimbangkan. [ian]






