Mojokerto (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto merekapitulasi Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) bulan Oktober 2024 lalu, ada 182 warga masuk dan 267 warga keluar dari Kabupaten Mojokerto. KPU Kabupaten Mojokerto menunggu DPTb hingga H-7 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.
Divisi Perencanaan Data dan Informasi, KPU Kabupaten Mojokerto, Achmad Febrianto mengatakan, rekapitulasi dilakukan KPU Kabupaten Mojokerto per bulan. “Progres pendaftaran DPTb sampai H-7. Seperti mereka yang bekerja saat hari coblosan, narapidana, terkena bencana, rawat inap di rumah sakit. Pemilih itu akan ditunggu sampai H-7 pencoblosan,” ungkapnya.
Rekapitulasi di Oktober 2024, DPTb masuk dari 14 kecamatan di 58 desa dari 95 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yakni laki-laki sebanyak 84 warga dan perempuan 98 warga. Dengan total DPTb masuk sebanyak 182 warga. Sementara DPTb keluar dari 18 kecamatan, 139 desa dari 211 TPS yakni laki-laki sebanyak 145 warga dan perempuan sebanyak 132 warga.
“Jumlah total DPTb keluar sebanyak 277 warga. Selain fokus mempersiapkan aplikasi Sirekap, KPU Kabupaten Mojokerto juga memberikan pelayanan DPTb. Kami memprediksi jumlah pemilih yang mengurus DPTb mencapai ribuan orang. Pengalaman Pemilu 2024 kemarin, banyak sekali santri dari luar daerah yang memilih mencoblos di Mojokerto,” katanya.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Rabu (27/11/2024) mendatang. Total DPT Pilkada Mojokerto 2024 sebanyak 845.655 pemilih, laki-laki sejumlah 421.973 pemilih dan perempuan 423.682 pemilih. [tin/kun]






